[dot] ID…? Kenapa Tidak….!?
Duh maaf… dari pagi ngga sempet nulis, baik di blog saya yang ngga ngetrend itu, maupun di portal yang solid ini, kebetulan hari ini sibuk nggak karuan *alesan*
akhirnya sepulang kerja baru sempet buka portal ini lagi.
Oke, karena beberapa hari yang lalu saya baru saja mendaftarkan tld (top level domain) .id maka sekalian aja saya tulis disini.
Rumor bahwa pendaftaran ranah / domain .id lebih susah, bertele-tele atau menyulitkan pendaftar sekarang sudah tidak lagi ada, karena semuanya sudah serba elektronik sekarang. Menurut pengalaman saya, hanya dibutuhkan waktu kurang dari satu hari untuk dapat melengkapi proses pendaftaran ranah hingga aktif. Bahkan pelayanan pandi sepertinya 24 jam karena pagi tadi saya transfer melalui m-banking sekitar pukul 02:30, sekitar pukul 02:50 domain sudah aktif, waktu efektif yang dibutuhkan untuk mendaftarpun sebenarnya cukup singkat.
Berikut ini langkah-langkahnya :
- Daftar akun di Halaman Register
- Isi data-data dengan benar
- Konfirmasi email
- Login
- Check Ranah dengan menggunakan Whois Service
- Apabila ranah masih tersedia, klik tombol register
- Periksa Persyaratan dan Biaya
- Unggah persyaratan melalui Document Management
- Invoice dibuat dan dikirim ke email kita
- Transfer
- Konfirmasi melalui Confirm Payment
- Ranah anda aktif…!!!
Singkat bukan…? Jadi… apakah anda siap menggunakan .ID sebagai ID anda…???
____________
gambar diambil dari http://www.pandi.or.id
Andri Nawawi | Blogger, SysAdmin, Pembuat Program, Pengajar dan Penuntut Ilmu
3 Kota yang dicintainya : Yogyakarta, Bogor, Depok

February 16, 2010 - 8:32 pm
Wah info ini sangat berguna buat kita yang menginginkan alamat web kita dot id
.
Masalah bahwa mendapatkan tld.id ini sempat saya alami sendiri ketika mau mendaftarkan web organisasi saya. Saat itu sempat menanyakan ke pihak terkait di keminfo bahwa dibutuhkan surat2 pengesahan dan lain2. Itu pun masih butuh waktu untuk menunggu persetujuan.
Ribet euy.
Tadinya pingin pake or.id, akhirnya terpaksa memakai .org deh yang lebih simpel.
Thanks infonya
Balas
ramadoni menanggapi:
February 17th, 2010 at 6:16 am
pengalaman saya daftarin .or.id gampang kok, persis kayak mas Andri ini, cuma cukup daftar, aplod dokumen persyaratan, lalu transfer uang sesuai invoice-nya, dan booomm…!!! tidak sampai 24 jam sudah aktif…
Balas
andri menanggapi:
February 18th, 2010 at 3:07 pm
Yaps! ngga susah seperti dulu lagi
Balas
andri menanggapi:
February 18th, 2010 at 3:06 pm
Ayo opa, buruan bikin, mupung rpm konten belum disahkan, nanti kalo udah bisa-bisa pendaftaran domain + hosting lebih ribet karena penyedia harus bertanggung jawab atas konten dari pengguna, hehee
Balas
Iman menanggapi:
February 23rd, 2010 at 5:16 pm
Pingin nih, lagi dirancang dulu Ndri
Balas
February 16, 2010 - 8:54 pm
coba kalo ga ada lagi embel2 sebelum DotId-nya pasti laku tuh, semisal mur.id. kalo wajib ada web, co, or, sch, dll sebelum ID-nya heu heu heu ….
Balas
andri menanggapi:
February 18th, 2010 at 3:09 pm
Mungkin ini sudah menjadi kesepakatan secara internasional ddie, tapi bisa juga usul ke Pandi untuk membuka tld .id tanpa prefix (awalan) coba deh usul ddie
Balas
February 16, 2010 - 11:43 pm
Tips yang oke!!
Kebetulan sedang mencari-cari nama baru untuk sebuah project web. Nampaknya dot ID ini akan jadi prioritas utama karena mengindonesia banget
Balas
ramadoni menanggapi:
February 17th, 2010 at 6:19 am
Balas
andri menanggapi:
February 18th, 2010 at 3:10 pm
Yaps! tadinya gue mau mengalihkan .info gue ke .web.id, tapi kok rasa sayang sama alexa dan pr nya, ya udah buat selingkuhan aja dehhh
Balas
February 17, 2010 - 6:18 am
mantap ini, semoga membuat momok yg selama ini dikenal bahwa domain .id ini ribet dan sulit, mulai terkikis dan membuat domain .id ini semakin banyak digunakan…. karena ini yang akan menjadi barometer kualitas perkembangan dunia IT khususnya internet dari sebuah negara (Indonesia)
Balas
andri menanggapi:
February 18th, 2010 at 3:11 pm
lah terus itu kok ramadoni-nya .com hehehee
Balas
ramadoni menanggapi:
February 19th, 2010 at 7:03 am
buat project lain kali aja ah
Balas
February 17, 2010 - 6:52 pm
Berawal dari minta kartu nama di acara UUD ITE Pemkot Bogor, eh ternyata Pak Teddy Sukardi Ketua Umum PANDI, So, kepikiran deh utk minta Sponsor dari PANDI. Lumayan CD Linux Ubuntu hasil Remastering PANDI, pulpen berlogokan PANDI dan ada gantungannya.
Balas
andri menanggapi:
February 18th, 2010 at 3:13 pm
Mantaps… hendra pake .web.id buat blog utama-nya ya
Balas
tundra menanggapi:
February 18th, 2010 at 7:15 pm
Iya donk..sebagai warga Indonesia yg menginginkan Bangsanya maju..
Balas
February 18, 2010 - 12:35 am
pengalaman saya daftar domain web.id juga sebenarnya simpel kok. web.id hanya membutuhkan persyaratan KTP; selebihnya sama prosesnya dengan tulisan di atas. Tapi domain saya baru aktif keesokan harinya. Itu sih saya maklum lah, karena pengecekan kelengkapan dokumen dan pembayaran sepertinya mesti tetap dikerjakan oleh orang ^^
Balas
tundra menanggapi:
February 20th, 2010 at 10:33 am
Saya pernah hosting disuatu tempat hosting, nah disitu menawarkan jasa beli domain yg berkerjasama dgn PANDI.. itu baru lama pengurusannya.
Balas
February 19, 2010 - 10:42 am
aku juga masih setia dengan web.id
tapi bener juga ya, coba kalau prefixnya dibebasin
bakal lebih asik kayaknya. ehmmmm bikin apa ya enaknya
Balas
September 5, 2010 - 7:33 pm
It was lately restructured by poor people.
Balas