The Dream Ice Cream
Es krim, coklat dan permen adalah tiga sahabat lekat masa kecil yang sampai saat ini masih tetap dekat dalam hidup saya. Tiga jenis penganan yang sangat-sangat tidak disarankan oleh para dokter gigi karena rawan mengundang karies
. Meski, seiring waktu beranjak membawa saya pada cakrawala keilmuan yang lebih luas saya mendapati bahwa sebetulnya larangan itu hanya mitos dan bisa dipatahkan dengan rutinitas menyikat gigi dan berkumur air putih sesudah menyantapnya *pembenaran biar tetap bisa makan enak*
.
Dan keberadaan kedai es krim AlRies di Margonda raya, tak jauh dari ZOE library cafe seperti memanggil saya untuk melipir mampir
.
Kedai kecil berkapasitas tak lebih dari 50 orang itu, memang mengkhususkan diri pada es krim. Hanya ada satu penganan non es krim yaitu bakso iga dan pasangan sejatinya teh dalam kemasan botol. Selebihnya, ada lebih sepuluh varian es krim siap memanjakan lidah.
Didominasi interior dengan warna -warni ceria, AlRies sepertinya memang diciptakan untuk meluluhlantakkan segala gundah yang mungkin berkelana dalam benak serta hati kita. Saya jadi teringat stereotipe film Hollywood di mana pelakon utama perempuan yang patah hati akan dengan senang melahap seliter es krim untuk melarutkan rasa kesal dan lukanya. Tapi, jangan menuding saya lagi patah hati waktu mampir ke AlRies ini ya… Sungguh saat itu saya cuma dibalut penasaran dan kelaparan
.
Adalah choco sundae yang menjadi pilihan saya sore itu. Yes, i love chocolat and its derivates! Lezatnya es krim coklat bertabur kacang renyah dan wafer coklat memuaskan hasrat. Ternyata, penampilan cantik berjenis es krim lain pada daftar menu sungguh menggoyah iman saya untuk memesan satu mangkuk lagi . Ah… betapa lemahnya saya terhadap godaan nikmatnya es krim (nottalking). Tanpa ragu, saya meminta coco sundae yang tampak cantik dalam kelir merah jambu plus butir stroberi menggoda di puncaknya
. Coco sundae ternyata menyelipkan kepingan kelapa muda di dalamnya sehingga memberikan sensasi gurih yang lezat *meski buat saya kemudian terasa agak mblenger dan musti meredamnya dengan gigitan asam manis stroberi*.
Surprisingly, ternyata untuk dua mangkuk es krim yang saya santap di sore gerimis itu membuahkan bonus satu porsi lagi tanpa biaya. Hohoho terdengar sangat menyenangkan bukan?
. Dan mangkuk ketiga pun berhasil tandas meluncur dari rongga mulut ke lambung dengan manisnya.
Selain coco dan choco sundae, AlRies juga menyajikan kombinasi aneka rasa es krim dengan buah lain seperti alpukat dan pisang yang poluler dengan nama banana split. Menu lain seperti fruity sundae yang spicy dengan sensasi kayu manis dan bertabur buah serta tuti frutti yang penampilannya mirip ice cream cake seakan memohon saya kembali untuk icip-icip lagi. (headspin). Total, di sore yang basah oleh rintik gerimis penutup rangkaian hujan deras itu saya melahap dua setengah mangkuk… *satu mangkuk bonus berbagi dengan teman makan*.
Kekhawatiran akan efek negatif es krim, rasanya tidak sanggup mengalahkan hasrat saya menyantapnya. Di balik penampilan cantiknya, efek jelek es krim yang ketap dituding sebagai sumber sakit gigi ini sebenarnya bisa diredam dengan segelas kecil airputih yang disajikan bersama untuk setiap porsi es krim yang disajikan. Sementara, ketakutan menjadi gemuk karena es krim rasanya tidak beralasan. Kecuali kalau anda mengonsumi 10 liter es krim dan tidak melakukan aktivitas apa pun selain berbaring
.
Sajian berusia lanjut ini (mulai dikenal sejak 37 SM) sesungguhnya sarat gizi karena tersusun oleh bahan terbaik seperti susu, kuning telur, gula, dan sedikit maizena. Aman dikonsumsi, suhu rendah es krim juga menahan pertumbuhan bakteri patogen yang menyukai temperatur hangat dan tidak tahan proses pasteurisasi dalam pembuatan es krim. Buat yang memiliki intoleransi laktosa, es krim juga bisa menjadi subtitusi asupan gizi susu. Untuk pemilik gigi sensitif,rasa ngilu yang ditimbulkan bisa dihindari dengann tidak menyuap es krim dan menaruhnya pada butiran gigi. Mudah kan?
.
Nagacentil, the writer, is just an ordinary people, who lives in an extraordinary world. Some of her thoughts are shared here

March 5, 2010 - 5:23 pm
Kalau pada penasaran datang aja kesana mudah-mudahan masih masa promosi beli 2 gratis 1 untuk es krim dan bakso iga
Balas
March 5, 2010 - 5:24 pm
ckckc dasar “pemalu” sejati
Balas
March 5, 2010 - 6:04 pm
kayaknya harus dicoba nih…
Balas
nagacentil menanggapi:
March 8th, 2010 at 12:09 pm
dicoba dong dicoba, klaim mereka sih es krim-nya home made
Balas
March 5, 2010 - 9:32 pm
Wah es krim euy
… baru ya itu di Margonda?
Promo beli 2 dapet satu kayaknya cukup menggoda ya
Balas
nagacentil menanggapi:
March 8th, 2010 at 12:10 pm
tepatnya beli dua dapet tiga om
kalo beli dua dapet satu rugi song
Balas
March 6, 2010 - 2:46 am
Ngomong2 ada yang tau tempat yang jual Es Goyang sama Es Kue ga? Tiba2 ngidam makanan masa kecil. Hu hu
Balas
nagacentil menanggapi:
March 8th, 2010 at 1:30 pm
es goyang itu yang kayak es potong bukan? masih nemu pas jalan-jalan ke Grand Indonesia tuh
kalo es kue, hmmmm…. itu spertinya musti dicari di kampung deh
Balas
March 6, 2010 - 3:09 pm
mampir ah..
Balas
nagacentil menanggapi:
March 8th, 2010 at 12:10 pm
mampir Mim, sebagai pengusaha kuliner wajib hukumnya menyambangi usaha sejenis untuk studi banding, gw bersedia nemenin kok
Balas
March 6, 2010 - 4:51 pm
Balas
nagacentil menanggapi:
March 8th, 2010 at 1:29 pm
iyaaa ntar dibeliin deh 3 mangkok
tapi abisin sama mangkoknya ya
Balas
March 8, 2010 - 9:36 am
wah, wah, wah..
like thisss
jadi pengen nyobaaa
Balas
nagacentil menanggapi:
March 8th, 2010 at 12:11 pm
ayo mumpunng masih promosiiiii
Balas
March 9, 2010 - 4:09 pm
Mesti mikir-mikir panjang untuk jadiin Es Krim sebagai makanan kesukaan. Gak ada chemistry yang baik antara dingin dan gigi yang suka ngambek soalnya hehehe…
Nice info.
Balas
nagacentil menanggapi:
March 11th, 2010 at 12:20 pm
ada triknya Dod, pas nyendok es krim taro pas di lidah jangan meleset…
Balas
March 11, 2010 - 3:36 pm
wah mas dodi meti pake pasta gigi yang tdk ada detergennya..hihi.. kaya iklan aja..
salam kenal yoo semua yang ada disini..
Balas
March 15, 2010 - 6:54 pm
Siapa bilang?? es krim itu mneyehatkan ko… malah klo bisa jadi makanan wajib, hehe… disni aja salju2 tetep hantem makan es krim sangking sukanya :p btw dimana nih kafe baru ini,, kliatan dr jalan raya kah? :)
Balas
nagacentil menanggapi:
March 15th, 2010 at 7:09 pm
setuju 100%
di Jepang, biar musim dingin juga kedai es krim tetep rame diserbu. Parahnya, rasa es krim di sonoh aneh-aneh, dari yang garam sampe wasabi
gak kebayang es krim rasa wasabi
Balas
November 4, 2010 - 6:07 pm
ditempat itu buka lowongan pekerjaan gak?
saya lagi cari part time nih.
kalau ada saya mau melamar. ke tempat itu.
Balas
May 20, 2011 - 12:57 pm
mba nagacentil…
mau tanya dong?
udah lama nge-blog?
minta alamat email boleh?
mau tanya2 sedikit mengenai blogger, tx before :)
Balas
August 8, 2011 - 7:20 pm
ada lowonggan ggak di sini ?
Balas
December 30, 2011 - 2:10 pm
lokasi dimana pengen nyobain….
Balas
December 31, 2011 - 9:13 pm
lokasinya beberapa meter dari burger and grill klo gak salah..
Balas