Asma Nadia
Kembali dari Kerawang sudah pukul 17.00 sedangkan aku masih harus hadir di dua acara yaitu launching buku Asma Nadia di Gramedia Matraman dan Earth Hour betapa indahnya seharian menjadi Full Time Blogger. Akhirnya dengan taksi aku mengejar waktu untuk bisa ketemu dengan Asma Nadia.

Pertama kali mengenal sosok cantik bernama Asma Nadia secara tidak sengaja ketika aku sedang duduk di koridor masjid ARH kampus salemba UI. Sebuah toko buku mungil ada di pojok masjid memajang sebuah buku Aisyah Putri, begitu membaca sekilas sinopsis buku itu aku langsung membelinya. Dan sejak saat itu akupun mulai mengoleksi karya-karya Asma Nadia yang kadangkala berkolaborasi sengan Helvy Tiana Rosa, dua muslimah tangguh yang selalu menjadi cermin buat muslimah lain. Mengikuti perjalanan Asma Nadia memang mungkin membuat orang akan berdecak kagum, bagimana tidak disela sela kesibukannya dia begitu produktif menghasilkan karya karya spektakuler.
Mendapat amanah untuk wawancara tokoh maka pilihan pertama jatuh pada sosok yang murah senyum dan selalu ramah Asma Nadia. Pukul 23.00 aku telpon Asma Nadia untuk menyampaikan niatku akan mewawancari dia karena aku dengar mau launching buku baru. Dan kemudahan itu selalu Allah berikan karena besok adalah bertepatan launching buku satu keluarga menulis dan akhirnya aku dan Asma Nadia janjian ketemuan di toko buku GRAMEDIA Matraman.


Setelah sempet ngobrol sebentar dan begitu banyak pengunjung yang meminta tanda tangan, saya pun membiarkan Asma Nadia melayani penggemarnya. Setelah usai barulah dia menemuiku masih dengan senyum yang tersungging tanpa ada lelah di raut wajahnya. Berikut wawancara saya dengan seorang yang selama ini menjadi salah satu inspirasi saya dalam menulis.
Kapan pertama Asma Nadia ngeblog ?
kayaknya tahun 2006 mbak . . ketika buka account multiply.
kesannya… ya awalnya masih asing… tapi kemudian terasa blog mendekatkan kita dengan teman-teman yang jauh dan tiba-tiba terasa punya banyaaaaak banget teman baru :) dulu tujuannya untuk mengabadikan ingatan dan kenangan saat itu.
Apa pandangan atau menurut Asma Nadia Komunitas Blogger ?
Positif aja sebab kebersamaan blogger juga melahirkan kekuatan untuk berbuat kebaikan yang lebih besar dibanding jika dilakukan sendiri-sendiri.
NgeBlog juga identik dengan menulis ?
Saya selalu percaya banyak potensi menulis di tanah air… tidak hanya yang terlihat. Dan fenomena blogger menulis buku dan ada yang sangat best seller… membuktikan bahwa potensi itu bertebaran dan bisa terasah lebih baik dengan ngeblog.
Kapan pertama kali nulis buku dan berapa buku yang sudah diterbitkan ? kesan pertama ?
Tahun 1999 akhir. Sejauh ini sekitar 40 buku, selain buku bareng-bareng (tulisan keroyokan yang Asma Nadia dkk mbak…) Karena berproses jadi susah menceritakan kesan pertama nih mbak. Mungkin awalnya terasa sulit… tapi kemudian menjadi terbiasa, lalu menjadi dunia yang awalnya disuka sekarang sangat dicintai. Sekarang menjadi profesi.
Kiat kiat menulis sehingga menjadi suatu kebutuhan ?
Banyak hal yang ingin kita sampaikan, kegemasan terhadap persoalan, hal2 yang menurut kita harus diteriakkan. dan jalan keluar bagi itu semua yang efektif menurut asma adalah menulis, sebab ini jalan abadi. Tetap meninggalkan gaung dan bermanfaat bahkan ketika penulisnya sudah tidak ada.
Adakah niat Asma Nadia untuk berbagi Ilmu tentang bagaimana menulis kepada Blogger baru ?
Sejauh ini lewat milis pembacaasmanadia@yahoogroups.com yang didirikan thn 2006, Insya Allah sudah berjalan mbak ada bedah karya, ada chat bareng terkadang, milis itu forum bertemu dengan blogger lain yang suka membaca. bahkan dari sana lahir beberapa judul buku bersama. Biasanya Asma melemparkan ide, dan ketentuan bagaimana menuliskannya, kesepakatan umum saja… lalu teman-teman mengirimkan tulisan, beberapa dikoreksi diasisteni, selain kadang revisi yang perlu dilakukan teman-teman yang mengirim naskah. selama prosesnya pembelajaran bagi yang terlibat. Di facebook sekarang terjalin dialog dan semangat yang lebih kurang sama di fan page Asma Nadia
Adakah pelatihan yang mungkin bisa di share kepada teman Blogger ?
Khusus blogger mungkin belum. Tapi kalau dialog misal dalam beberapa kali klub buku Asmanadia (KBA) forum diskusi buku yang diikuti teman-teman milis pelatihan secara langsung maupun tidak langsung, berjalan. Untuk workshop menulis yang sempat diadakan pun sebagian besar yang mengikuti adalah teman-teman blogger… karena promo murni melalui internet, tidak melalui poster atau pun media lain kecuali online. Mudah mudahan aja bisa lebih besar ke depannya.
wrote something about Ulang Tahun Kota Depok dan deBlogger (Komunitas Blogger Depok)
selamat milad, semoga terus memberikan manfaat dan menebar kebaikan!

Pingback: Full Time Blogger (part 2) | Muslimah Blog
April 6, 2010 - 11:27 pm
another great Indonesian writer, walopun belum pernah membaca karyanya… tapi ketika membaca yang sudah dilakukan oleh mbak Asma ini, hanya decak kagum yang keluar dari mulut ini… hebat betul manusia Indonesia yang satu ini… hayo adakah blogger Depok yang akan jadi penulis tenar??
Balas
ajengkol menanggapi:
April 8th, 2010 at 9:54 am
Karya karyanya sangat menyentuh . . ayo mulai koleksi don
Balas
April 6, 2010 - 11:51 pm
wawancara tokok yang sukses walau ada yang meragukan hal tersebut
Balas
ajengkol menanggapi:
April 8th, 2010 at 10:11 am
Hehehe aku kan bukan seleb blog hun
Balas
April 7, 2010 - 9:37 am
Wah akhirnya Mba Ajeng berhasil mendapatkan wawancara ekslusif dengan Asma Nadia
Muantebb tenan
Udah lama ngefans sama tulisan2 Mba Asma. Nanti beliau diundang juga ya dalam milad deBlogger Mba. Thanks wawancara ini membuat kita lebih kenal dengan Mba Asma
Balas
April 7, 2010 - 1:11 pm
Mba Asma Nadia tetangga saya, tapi sayang belum pernah ketemu
Balas
April 7, 2010 - 2:09 pm
Salut wat mba Asma Nadia, sungguh menjadi inspirasi wat saya sebagai blog pemula….
dan mba ajeng yg dah dapet wawancara ekslusip….keren…kerenn….mantab mba..
Balas
April 7, 2010 - 4:26 pm
“Banyak hal yang ingin kita sampaikan, kegemasan terhadap persoalan, hal2 yang menurut kita harus diteriakkan. dan jalan keluar bagi itu semua yang efektif menurut asma adalah menulis, sebab ini jalan abadi. Tetap meninggalkan gaung dan bermanfaat bahkan ketika penulisnya sudah tidak ada.”
*termotivasi utk belajar menulis dengan baik ;-)*
TFS
Balas
April 7, 2010 - 4:54 pm
bukunya asma nadia emang keren2…. aku dulu waktu masih single ada baca beberapa karyanya beliau.. tp sejak merit ko rasanya ga ada waktu buat baca buku ya
ah musti disempatkan niy…
Balas
April 7, 2010 - 5:01 pm
Ck ck ck cuman bisa ngiri sama semangatnyaa!!
Inspiratif hasil wawancaranya, semakin tergugah untuk belajar menulis lagi
Balas
April 7, 2010 - 9:44 pm
salut sama asma nadia dan sang kakak, helvi. keduanya sangat inspiratif, produktif dan penuh semangat. harus dicontoh nih.
Balas
April 7, 2010 - 11:47 pm
sedang lesu-lesunya dalam menulis…minta tipsnya dong mba nadia…
Balas
April 8, 2010 - 2:01 am
Masih tetep belum kenal siapa itu Asma Nadia.
Kayaknya justru si full time blogger deh yg lebih terkenal. Bayangin: hampir 5000 friends di FB plus 4000an yg masuk antrian friends-nya dia
Balas
April 8, 2010 - 5:58 am
Mba asma, TOP bgt dah…
Penulis muda yg hebat,
Sukses selalu deh tuk semuanya
Balas
April 8, 2010 - 7:37 pm
Pengen juga sih suatu saat minta tanda tangan langsung pada ybs. Sudah pernah baca buku karangannya, tapi belum ada koleksinya. Salam
Balas
April 29, 2010 - 8:37 am
meskipun belum pernah baca dan ketemu dengan asma nadia tapi namanya sering saya dengar dan baca. salut buat asma nadia.
Balas
December 2, 2011 - 10:30 am
Buat Mbak Asma Nadia & Mbak Helvy Tiana Rosa, sip deh utk karya2nya, semoga suatu saat aku juga bisa menjadi sastrawan sehebat kalian, seperti apa yang aku cita-citakan
(dance). Amin Ya Allah…
Balas