Munir, Kita tidak akan pernah lupa

Hari ini, tepat 6 tahun yang lalu, 7 September 2004, seorang pahlawan penegak Hak asasi Manusia telah berpulang. ada Banyak orang yang ternyata tidak sadar bahwa sudah 6 tahun, kasus ini terkatung-katung tanpa kejelasan. Karena hingga detik ini pun, penegang hukum belum bisa mengungkap siapa pelaku dan dalang dibalik kasus ini.

Banyak yang mengenal Munir melalui sepak terjangnya bersama KONTRAS yang didirikannya untuk membela para keluarga korban orang hilang tanpa jejak dan kasus-kasus tindak kekerasan yang mengabaikan Hak Asasi Manusia. Mulai dari kasus tanjung priok, kasus penculikan aktivis, hingga tragedi talangsari dan masih banyak lagi yang lainnya.

Munir Said Thalib, seorang Sarjana Hukum Lulusan Universitas Brawijaya, merupakan orang yang sangat peduli dengan penegakan Hak Asasi Manusia Di Indonesia. Namun tidak ada yang menyangka, perjuangannya untuk membela orang-orang yang hak Asasinya terenggut karena keberanian mereka “berbicara” di jaman itu, juga menimpa pahlawan kita ini. Dalam perjalanan  ke negeri Kincir angin untuk melanjutkan kuliah S2 di Belanda, Nyawanya terenggut oleh para pengecut yang tidak ingin Munir mengungkap kebenaran. Racun Arsenik yang biasa di gunakan untuk membunuh Hama, di temukan di lambung dan mengalir di aliran darahnya. Saat saya mendengarnya, saya seperti sedang membaca sebuah cerita Detektif Conan. Seakan tidak percaya, sebuah pembunuhan orang penting dengan di racun berlangsung di atas ketinggaian puluhan ribu mil di atas permukaan laut. semoga Drama tragedi ini tidak pernah terulang. Setelah 65 tahun negeri ini merdeka, semoga lebih ada penghargaan terhadap nyawa-nyawa manusia.. terhadap hak-hak hidup.. Dan terhadap kemerdekaan berpendapat dan kemerdekaan memilih yang sejati.. amin.. (worship)

semoga keberanian Munir bisa menginspirasi Kita semua untuk bisa berbuat yang lebih untuk negeri ini dan orang lain sebisa kita..  amiin.. (worship)

*sumber gambar

*tulisan yang nyaris serupa ada di sini

penulis bernama Luvie Melati ini adalah Seorang tukang ketik, alias scriptwriter yang tidak pernah bisa jauh dari laptop dan koneksi internet karena seringnya berkutat dengan deadline.. semua corat-coret di kala gundah-gulana dan resep-resep hasil coba-cobanya ada di blognya yang warna-warni

6 Responses to Munir, Kita tidak akan pernah lupa

  1. “Setelah 65 tahun negeri ini merdeka, semoga lebih ada penghargaan terhadap nyawa-nyawa manusia.. terhadap hak-hak hidup” semoga..

    Balas

  2. cepat atau lambat kebenaran pasti akan terlihat dengan jelas. (rock)
    @mbak isti amin

    Balas

    andri53 menanggapi:

    Kebenaran itu sudah terlihat atw mata kita yg sudah tdk bsa melihat”" :-(

    Balas

  3. X-( geram dech lihat kondisi nkri kita tercinta…bikin surat2 remeh aja mesti bayar di instansi…atw para oknum pemerintah ga jga sadar bahwa mereka ada untuk mengabdi pd rakyat….weh weh weh ..

    Balas

  4. kasus bang munir mestinya bsa jd contoh ..apa seh yg di ributin..kita rakyat indonesia mesti bersatu …jgn lupa tujuan awal bangsa ini..MERDEKA

    Balas

  5. pak YBS MOLOR AJE…BANGUN DONK….huaa haa haa

    Balas

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

*

You may use these HTML tags and attributes: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

:-)) :-) :-D :-P (woot) ;-) :-o X-( :-( :-& (angry) (annoyed) (bye) B-) (cozy) (sick) (: (goodluck) (griltongue) (mmm) (hungry) (music) (tears) (tongue) (unsure) (dance) (doh) (brokenheart) (drinking) (girlkiss) (rofl) (money) (rock) (nottalking) (party) (sleeping) (thinking) (bringit) (worship) (applause) 8-) (gym) (heart) (devil) (lmao) (banana_cool) (evil_grin) (banana_rock) (headspin) (heart_beat) (ninja) (haha) (evilsmirk) (bigeyes) (funkydance) (idiot) (lonely) (scenic) (hassle) (panic) (okok) (yahoo) (K) (highfive) (LOL) (blush) (taser)