singapore trip
*senyum malu2* maaf ya.. baru sempet share soal singapore trip awal bulan febuari ini..
Beruntung, deBlogger yang jadi finalis kontes video Internet sehat berkesempatan berkunjung ke singapura pada 1-3 Februari lalu. Perjalanan dimulai dari depok. berhubung saya agak telat menemui aris, sehingga harus ngebut demi mengejar pesawat pukul 6.30. padahal pesawatnya juga delay hingga pukul 8.
Sekitar pukul 10 kami mendarat dan bergegas menuju ke MRT, semacam kereta monorail di sana, untuk menuju penginapan. Disini kami harus membeli kartu EZ link. Transportasi umum disini pembayarannya menggunakan kartu ini, kartu ini berisi saldo 10SGD dan bisa di isi ulang seperlunya.
Sampai di penginapan sekitar pukul 12, harus menunggu bapak penunggu penginapan memeriksa setiap booking yang telah dibuat dan menyerahkan kunci kamar masing-masing, sedangkan perut sudah tidak bisa kompromi karena dari pagi belum sarapan.. setelah meletakkan tas, kami mencari sarapan..

Selanjutnya bisa ditebak kami langsung mengunjungi warung nasi India imam banana leaf restaurant, disana kami memesan nasi briyani dan segelas bandung (sejenis soda gembira tapi gak pake soda), hmm yummy, walau porsi raksasa habis juga lho.. kayaknya karena dari pagi kita belum makan apa-apa deh :p

Setelah kenyang, kami mengunjungi chinatown menggunakan bus, disini bus ada banyak dan rutenya dapat dilihat dengan jelas di setiap halte, bus mana yang lewat dan beberapa halte dapat juga mengetahui estimasi waktu kedatangan setiap bus.
Di chinatown kami mendapati suatu lokasi yang kental suasana kota cina, seperti namanya, masih banyak lampion dan hiasan imlek terpasang disepanjang jalan. Disini banyak pedagang menjual hiasan untuk oleh-oleh seperti gantungan kunci, kaos, dan pernak-pernik lainnya.
Setelah puas di chinatown, kami berpindah ke merlion park, disini kami berfoto sampai puas dengan latar belakang patung merlion ciri khas singapura. Setelah itu kami berpindah untuk makan malam dengan Mike Orgill, duta google untuk indonesia dan juga pak Onno sebagai mediator kami, disini juga diberikan pengumuman bahwa juara satu lomba video Internet sehat adalah blogger bali dan kami deBlogger menjadi juara dua. Selamat untuk blogger bali. Namun, blogger bali yang datang hanya satu orang, sehingga diberikan undian siapa yang akan menemani berdiskusi dengan google, ternyata yang menang undian adalah novi dari TPC. Kejutan lain adalah yang pergi ke google ternyata bukan hanya pemenang, kami semua juga diberikan kesempatan untuk berkunjung
kesana melihat kantor google dari dekat.
Hari kedua kami musti bangun pagi untuk ke kantor google, disini kami menggunakan sarana taksi agar tidak terlambat dan karena rutenya yang ribet kalau naik transportasi umum. Ongkos taksi disini selain tarif dasar juga akan dikenakan biaya tambahan bila melewati jalanan dengan sistem ERP (Electronic Road Pricing), atau melewati rute tertentu ada minimum pembayaran, rata-rata kami menghabiskan 10-15SGD untuk naik taksi.

Sesampainya di kantor google kami memakai nametag khusus yang kami ketik sendiri namanya.
Tim dibagi dua, yang satu mengikuti mike, yang lain mengikuti olive untuk berkeliling kantor google. Kami terkesima dengan desain kantor google, diantaranya penggunaan nama-nama font seperti arial, times new roman untuk ruangan rapat mereka, penggunaaan nama artis seperti agnes monica, too phat, dll. ada juga penggunaan nama makanan mie goreng untuk nama ruangan mereka, adanya ruang khusus untuk istirahat, berolahraga, main video games, kafetaria dengan makanan yang berlimpah, desain meja yang nyaman, bahkan sampai sebuah tuk-tuk (semacam bajaj) sebagai hiasan didalam kantor.
Sayangnya kami tidak diperbolehkan mengambil gambar, hanya boleh di area resepsionis dan ruang makan saja. Namun sungguh suatu pengalaman yang luar biasa.

Kami pun melanjutkan perjalana menuju ke komplek bugis untuk meneruskan acara belanja kami, disini seperti pusat grosir dan tempat aneka makanan, banyak juga penjual hiasan dan kaos. Sementara menunggu tim yang berdiskusi dengan google, kami berjalan ke bras basah complex disini merupakan pusat buku dan alat tulis serta percetakan. Walaupun kurang puas disini karena waktu yang sempit, kami harus berpindah ke museum sejarah singapura.

Di museum ini, kami membeli tiket seharga 10SGD, dan diberikan sebuah alat khusus untuk menemani dan menjadi guide bagi kami, alat ini akan memutarkan suara atau informasi sesuai dengan nomor yang tertulis pada dinding atau lantai museum, bahasanya pun dapat dirubah seingat kami dapat dirubah menjadi inggris, melayu dan cina.

Dengan alat ini, kami dapat berpindah-pindah ke lokasi lain tanpa mengikuti rombongan, hanya dengan mengikuti petunjuk angka di lantai kami bisa mendapatkan informasi mengenai hal yang di pajang di museum itu.
Setelah selesai kami berpisah dari rombongan, selain rasa ngantuk juga kami sudah tidak kuat berjalan lagi, maklum jarang olahraga. Kami kembali ke penginapan lalu tidur, malamnya kami pergi ke orchad road untuk melihat suasana malam dan melihat toko buku kinokuniya, Saya mendapati banyak buku yang dicari ada disini, namun Aris tidak mendapatkan buku yang dia inginkan.
Disini kami makan di tempat makan khusus masakan asia yaitu Asian Food Mall yang terletak di basement lucky plaza, ada masakan indonesia juga lho seperti nasi uduk dan nasi padang dan juga pecel ayam. hihi..

Hari terakhir kami tidak mengikuti rombongan, selain karena sudah lelah, kami juga memiliki rencana untuk diri kami sendiri, dimulai dengan packing seluruh barang dan checkout dari penginapan dan menitipkan barang-barang kami disana, sarapan pagi di warung nasi lemak dengan ayam dan cemilan pastel sardines, kami naik bus ke bras basah complex lagi, untuk mencari buku yang belum terpenuhi, disini kami mendapati bahwa khusus hari jumat toko rata-rata buka pukul 2 siang dan untuk hari biasa baru buka jam 10.00-17.00.
Untung Aris menemukan toko yang memiliki buku yang dicarinya,
sehingga tidak sia-sia kami kesini Lanjut kali kembali lagi ke orchard untuk mendapatkan beberapa buku untuk saya, dengan Pedenya kami naik bus dan salah turun pula..
Untung ada orang yang baik hati memberitahukan jalan. Kami mengisi perut dengan makan siang kaya toast, suatu makanan sejenis roti bakar dengan selai srikaya yang enak di mulut kami.

Setelah itu saya melanjutkan ke kinokuniya sedangkan Aris berpetualang ke hard rock cafe. Kami bertemu di kinokuniya setelah itu kembali ke penginapan.
Packing babak kedua pun kami laksanakan di penginapan, karena banyak
sekali barang-barang yang harus di tata ulang, demi mempersingkat
waktu ke bandara karena rombongan lain sudah disana, kami bergegas
mencari taksi, namun taksi tidak ada yang mau berhenti walau
tulisannya kosong.
Belakangan kami diberitahu bahwa taksi tidak mau berhenti di jam sibuk pada jalur yang memiliki tanda kuning. Oleh karena itu kamipun berlari menuju MRT, dan sampai di bandara setengah jam sebelum take off, berlarilah kami menuju ke gate.

Beruntung kami tiba tepat waktu dan sampai kembali ke depok dengan selamat. hihi.. sungguh petualangan yang seru..
Terimakasih dukungan teman-teman sekalian, sehingga kami berkesempatan mengunjungi Singapura..
[show_avatar email=luviemelati@gmail.com align=left]
Ditulis oleh Luvie Melati, Seorang tukang ketik yang ngaku scriptwriter. Semua corat-coret di kala gundah-gulana dan resep-resep hasil coba-cobanya ada di luviemelati.com
February 16, 2012 - 1:39 am
wah keren sampai Singapore :)
Balas
February 16, 2012 - 6:25 am
Wahhh keren
, ceritanya lengkap, membacanya serasa aku juga ikutan di cerita itu
Balas
February 16, 2012 - 7:51 am
horeee akhirnya di posting
ga jadi di kutuk sama Brad
Balas
February 16, 2012 - 9:38 am
Fotonya kurang banyak nih kakak. Malah si Aris kok nggak difoto ya?
Oh ya karena Postingannya telat, maka hukumannya adalah traktiiiiir!!! #semena2
Balas
February 16, 2012 - 10:05 am
@aris : yoiiihh.. awas brad klo sampe ngutuk kita lagi
@mas iman : ogaaah..
Balas
February 16, 2012 - 2:26 pm
Eitu foto di bandara kek ada penampakan Aris
Balas
February 16, 2012 - 4:04 pm
oleh2 mbaaaaa
Balas
February 17, 2012 - 10:27 am
Wah asyik juga tuh bisa ke singapura bareng pak Onno.
salam
Omjay
Balas
February 17, 2012 - 6:30 pm
itu nasi atau apa kok seperti ulat kecil…
oleh-olehnyaaaaa
Balas
February 17, 2012 - 8:02 pm
@tina : ya ampun mbak.. itu bukan ulat.. itu nasiiii..
jenis nasinya emang panjang-panjang gitu.. beda sama jenis beras / nasi yang biasa kita temuin.. hihihi..
Balas
Pingback: kuliner negeri singa part 1 : Imam Banana Leaf Restaurant | luviemelati.com
February 20, 2012 - 3:17 pm
jadi pengin liat kantor google ^_^
Balas
February 24, 2012 - 8:49 am
Oleh-olehnya kirimin dong ke rumah!! hha
Balas
March 11, 2012 - 4:52 am
mba itu soto apa mie kocok??mirip ya..hehe
Balas
March 11, 2012 - 8:53 am
pengennnn http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/lol.gif
Balas
June 9, 2012 - 12:46 pm
wah seru dong ?
Balas
July 18, 2012 - 9:17 pm
wah seneng ya bisa jalan2 ke singapura, selamat semoga terus maju blogger depok
Balas
August 3, 2012 - 8:03 pm
Saya maunya tempat tidurnya. Bisa dituker dengan kasur yang saya pake lebih dari 3 tahun. Hehehe
Salam kenal semua
Balas