<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>deBlogger &#187; REVIEW</title>
	<atom:link href="http://deblogger.org/category/review/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://deblogger.org</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Sun, 05 Feb 2012 08:20:18 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.1</generator>
		<item>
		<title>Film Ummi Aminah (2012)</title>
		<link>http://deblogger.org/2011/12/30/film-ummi-aminah-2012/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2011/12/30/film-ummi-aminah-2012/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 30 Dec 2011 08:01:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iman</dc:creator>
				<category><![CDATA[REVIEW]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[MOVIE]]></category>
		<category><![CDATA[sinema]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=1608</guid>
		<description><![CDATA[Tepat seminggu yang lalu (22/12) saya dan teman-teman deBlogger mendapat undangan dari Mas Aditya Gumay untuk menghadiri Gala Premier (GP) Film terbarunya, yaitu Ummi Aminah. Dalam acara GP yang berlokasi di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI) ini saya berhasil menggaet 4 mahluk lucu dari deBlogger, yaitu Luvie Melati, Cici Silent, Puspa, dan Bayu. Siapa [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Tepat seminggu yang lalu (22/12) saya dan teman-teman <a href="http://deblogger.org">deBlogger</a> mendapat undangan dari Mas Aditya Gumay untuk menghadiri Gala Premier (GP) Film terbarunya, yaitu Ummi Aminah. Dalam acara GP yang berlokasi di Pusat Perfilman Haji Usmar Ismail (PPHUI) ini saya berhasil menggaet 4 mahluk lucu dari deBlogger, yaitu <a href="http://luviemelati.com">Luvie Melati</a>, <a href="http://cicisilent.blogspot.com">Cici Silent</a>, Puspa, dan <a href="spidolbekas.wordpress.com">Bayu</a>.</p>
<div id="attachment_1624" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://deblogger.org/2011/12/30/film-ummi-aminah-2012/img_0040/" rel="attachment wp-att-1624"><img class="size-medium wp-image-1624" title="IMG_0040" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2011/12/IMG_0040-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">KiKa : Cici Silent, Luvie melati, Mas Adenin Adlan, dan Puspa</p></div>
<p>Siapa yang tidak kenal dengan sosok <strong>Aditya Gumay</strong>? Pemilik Sanggar Ananda yang banyak menjebolkan artis papan atas di tanah air ini ternyata telah membuktikan eksistensi dan prestasinya di dunia perfilman tanah air. Pasti kita masih ingat dengan Film <a href="http://imansulaiman.com/2009/10/13/film-emak-ingin-naik-haji/">Emak Ingin Naik Haji</a> dan <a href="http://imansulaiman.com/2011/02/04/film-rumah-tanpa-jendela-2011/">Rumah Tanpa Jendela</a> yang banyak menuai penghargaan perfilman di Indonesia. Kedua film ini adalah buah karya Aditya Gumay, tidak hanya sebagai sutradara dia juga berperan sebagai penulis skenario sekaligus juga penulis lagu-lagu soundtrack kedua film ini.</p>
<p>Untuk film terbarunya ini yang berjudul Ummi Aminah, Aditya Gumay bekerjasama dengan Multivision. Karenanya tidak heran film ini didukung oleh banyak pemain ternama tanah air, semisal Revalina S Temat, Atik Kanser, Nani Widjaya, Paramitha Rusady, Yessy Gusman, dan Rasyid Karim. Nama-nama pendatang baru di dunia perfilman namun telah cukup dikenal publik pun turut memeriahkan film ini seperti Aa Gatot Brajamusti dan presenter ternama Ruben Onsu.</p>
<p>Yuk kita bahas mengenai film terbaru Aditya Gumay ini <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/rock_n_roll.gif' alt='(rock)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>CERITA</strong></p>
<p>Dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ummi_Aminah">Ummi Aminah</a> adalah seorang ustadzah kondang, mungkin saat ini sekaliber Mamah Dedeh ya.  Yang istimewa dari beliau adalah beliau seorang ustadzah yang rendah hati dan murni dalam niatnya untuk berdakwah, terbukti walaupun beliau telah sedemikian terkenal tapi beliau tidak pernah mematok tarif dalam tiap kali ceramahnya, bahkan digambarkan beliau pernah dibayar hanya dengan hasil kebun. Luar biasa ya .</p>
<p>Sosok sempurna Sang Penceramah Kondang ini ternyata tidaklah sedemikian sempurnanya. Dengan 7 orang anaknya yang memiliki karakter berbeda-beda serta masing-masing dengan masalahnya yang pelik ditambah pula sang suami yang terlalu lugu dan naif menjadikan persoalan rumah tangga menjadi ganjalan terbesar dalam kehidupan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ummi_Aminah">Ummi Aminah</a>. Inilah yang diolah oleh <strong>Aditya Gumay</strong> dan <strong>Adenin Adlan</strong> dalam sebuah skenario yang dapat tampil meluncur mulus dalam film ini, sehingga aneka bumbu sedih dan jenaka mengalir dan mampu diterima oleh penonton awam sekali pun seperti saya melalui dialog yang biasa digunakan dalam keseharian masyarakat kita. Dua jempol untuk duet penulis skenario ini.</p>
<p>Bagaimana seorang Ummi Aminah menghadapi konflik dan masalah keluarga ini? Bagaiman seorang ustadzah dengan nama besar mampu secara elegan keluar dari masalah ini? Inilah yang coba digambarkan dengan manis dalam film ini.</p>
<div class="wp-caption aligncenter" style="width: 266px"><img class=" " title="http://www.boleh.com/media_files/media/2011/12/23/434YQI_nani-wijaya_320x480.jpg" src="http://www.boleh.com/media_files/media/2011/12/23/434YQI_nani-wijaya_320x480.jpg" alt="" width="256" height="384" /><p class="wp-caption-text">Sumber Foto : Boleh.com</p></div>
<p><strong>KARAKTER</strong></p>
<p>Nggak disangka sama sekali semua pemain ternyata begitu menyatu dengan masing-masing karakter. Nama-nama seperti <strong>Atiek Kanser, Nani Widjaya, Rasyid Karim, Paramitha Rusadi,</strong> dan <strong>Revalina S Temat</strong> adalah mungkin sederetan nama yang tidak kita sangsikan lagi dalam berakting. Namun ternyata sosok <strong>Aa Gatot Brajamusti</strong> dan <strong>Ruben Onsu</strong> yang semula sempat saya sangsikan pun membuktikan bisa memerankan tokoh-tokoh ini dengan baik dan natural, sama sekali tidak mengganggu keutuhan cerita. Malah saya agak menyayangkan peran <strong>Yessy Gusman</strong> yang nampak benar-benar nggak pas. Sepertinya kesan “judes dan galaknya” agak dipaksakan.</p>
<p>Dua karakter yang benar-benar menggigit dan menghidupkan cerita menurut saya adalah Peran pembantu oleh <strong>Atiek Kanser</strong> dan sosok salah seorang anak Ummi Aminah yang bernama Zubaidah (<strong>Genta Windi</strong>). Keduanya benar-benar mampu mengocok perut dengan celetukan-celetukannya yang benar-benar natural dan menggelitik. Keren!</p>
<p><strong>ALUR DAN GAMBAR</strong></p>
<p>Alur cerita mampu  mengalir dengan nyaman untuk dinikmati. Memang ada sedikit hentakan yang mengejutkan ketika dalam suatu adegan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ummi_Aminah">Ummi Aminah</a> langsung emosional terhadap salah seorang anaknya yang dikabarkan berhubungan dengan suami orang lain. Agak lebih manis jika adegan ini diawali oleh sedikit tanya jawab sang Ummi terhadap anaknya untuk mengkonfirmasi tentang kebenaran berita atau gossip yang telah menyebar. Namun sekali lagi mungkin film ini justru sekali lagi ingin menegaskan bahwa <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ummi_Aminah">Ummi Aminah</a>, sang ustadzah besar ini juga cuma manusia biasa <img src="http://imansulaiman.com/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/smile.gif" alt=":-)" /></p>
<p>Tidak ada yang istimewa dengan kualitas gambar dalam film ini, malah cenderung terkesan sangat biasa di mata saya yang awam sinematografi. Kualitas gambar di sini malah sama saja dengan sinetron-sinetron di televisi.</p>
<p><strong>SOUNDTRACK</strong></p>
<p>Film diawali dengan sebuah soundtrack beraliran pop ringan karya Aditya yang membawa suasana santai dan ceria. Memang agak kurang pas dengan gambar yang ditampilkan mengenai aktifitas Ummi Aminah yang berceramah di banyak tempat. Mungkin agak lebih pas jika musik pengiringnya ada nuansa bunyi-bunyian alat musik islami.</p>
<p>Selebihnya soundtrack film ini sangat pas dan mengena di setiap adegan. Vokal Paramitha Rusady nampak pas untuk suasana sendu yang ingin dihadirkan dalam beberapa adegan. Demikian juga dengan vokal Aa Gatot Brajamusti, walau mungkin lebih baik jika dinyanyikan oleh penyanyi lain, namun lagu buah karya Opick mampu dinyanyikan dengan tanpa mengurangi keindahan lagu ini.</p>
<p><strong>SURPRISE ENDING</strong></p>
<p>Nah ini nih salah satu yang keren dari film ini, yaitu ending yang sempat bikin<em> shock</em>. Ini jarang ditemui di film Indonesia yang lain. Sama sekali nggak disangka deh. Mau tau? Makanya nonton ya #hehehe</p>
<p><strong>HIKMAH</strong></p>
<p>Apa pun karya seni yang ingin dihadirkan akan memiliki nilai plus jika memiliki pesan atau hikmah untuk disampaikan kepada penikmatnya, tidak terkecuali seni film. Lagi-lagi Aditya Gumay menyajikan film yang sarat akan hikmah. Kali ini melalui <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ummi_Aminah">Ummi Aminah</a> banyak hal yang menjadi hikmah bagi para penontonnya, antara lain bahwa tiap anak memiliki rejeki masing-masing, ridha seorang ibu adalah cerminan ridha dari Ilahi, dan yang terpenting adalah bahwa seorang ustadzah atau ustadz adalah juga seorang manusia biasa yang memiliki emosi, kelemahan, serta persoalannya sendiri, ustadzah juga ternyata membutuhkan juga nasihat dari orang lain, tak terkecuali dari lisan seorang pembantu rumah tangga.</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ummi_Aminah">Ummi Aminah</a>, sebuah film Indonesia yang terbit perdana di tahun 2012, tepatnya tanggal <strong>5 Januari 2012 </strong>mendatang, semoga bisa mengawali bangkitnya kembali film-film bermutu di tanah air, tidak hanya bermutu dari segi teknis dan cerita, tapi juga bermutu karena memberikan banyak hikmah kebaikan bagi yang menontonnya.</p>
<p><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ummi_Aminah">Ummi Aminah</a>, sangat layak untuk menjadi tontonan keluarga. Yuk nonton <img src="http://imansulaiman.com/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/yupi.gif" alt="(yahoo)" /></p>
<div id="attachment_1627" class="wp-caption aligncenter" style="width: 310px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://deblogger.org/2011/12/30/film-ummi-aminah-2012/img_0009/" rel="attachment wp-att-1627"><img class="size-medium wp-image-1627" title="IMG_0009" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2011/12/IMG_0009-300x225.jpg" alt="" width="300" height="225" /></a><p class="wp-caption-text">KiKa : Saya, Ummi Nani Wijaya, dan Bayu</p></div>
<p><em>Catatan:</em></p>
<p><em>Ulasan ini juga ditulis di <a href="http://imansulaiman.com">blog pribadi</a> penulis.</em></p>
<div class="shortcode-show-avatar" style="float: left; margin-right: 10px;"><img alt='' src='http://1.gravatar.com/avatar/d32c6eb85a3458e1117a91ced48ddea4?s=96&amp;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&amp;r=G' class='avatar avatar-96 photo' height='96' width='96' /></div>Penulis bernama lengkap <b>Iman Sulaiman</b> alias <i>isulaima</i>. Blog pribadi penulis dapat diikuti di <a href="http://imansulaiman.com">ImanSulaiman.com</a>.]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2011/12/30/film-ummi-aminah-2012/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Three Cups of Tea &#8211; Melawan Konflik Peperangan Melalui Pendidikan</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/12/19/three-cups-of-tea-melawan-konflik-peperangan-melalui-pendidikan/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/12/19/three-cups-of-tea-melawan-konflik-peperangan-melalui-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 19 Dec 2010 05:21:08 +0000</pubDate>
		<dc:creator>hujantanpapetir</dc:creator>
				<category><![CDATA[REVIEW]]></category>
		<category><![CDATA[David Oliver Relin]]></category>
		<category><![CDATA[Greg Mortenson]]></category>
		<category><![CDATA[Korphe]]></category>
		<category><![CDATA[Novel Inspiratif]]></category>
		<category><![CDATA[Three cups of tea]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=1056</guid>
		<description><![CDATA[Author: Greg Mortenson dan David Oliver Relin Jumlah hlm: 666 hlm Penerbit: Hikmah &#8220;…di Pakistan dan Afganistan, kami minum tiga cangkir teh saat membicarakan bisnis, pada cangkir pertama engkau masih orang asing; cangkir kedua, engkau teman; dan pada cangkir ketiga, engkau bergabung dengan keluarga kami. Sebuah keluarga yang siap untuk berbuat apapun, bahkan untuk mati.” [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<table border="0" cellspacing="0" cellpadding="0" width="448">
<tbody>
<tr>
<td width="70"><strong>Author:</strong></td>
<td><strong> </strong><strong>Greg  Mortenson dan David Oliver Relin</strong></td>
</tr>
<tr>
<td width="90"><strong>Jumlah hlm:<br />
</strong></td>
<td><strong>666 hlm<br />
</strong></td>
</tr>
<tr valign="top">
<td><strong>Penerbit:<br />
</strong></td>
<td><strong>Hikmah<br />
</strong></td>
</tr>
</tbody>
</table>
<div><strong><em><a href="http://hujantanpapetir.files.wordpress.com/2010/07/three-cups-of-tea2.jpg"><img class="alignleft" src="http://hujantanpapetir.files.wordpress.com/2010/07/three-cups-of-tea2.jpg" alt="" width="127" height="193" /></a></em></strong><strong><em> </em></strong></div>
<div><strong><em>&#8220;</em><em>…di Pakistan dan Afganistan,  kami</em><em> minum tiga cangkir teh  saat membicarakan bisnis, pada cangkir  pertama engkau masih orang  asing; cangkir kedua, engkau teman; dan pada  cangkir ketiga, engkau  bergabung dengan keluarg</em><em>a kami. Sebuah keluarga  yang siap  untuk berbuat apapun, bahkan untuk mati.”</em><br />
Haji Ali,  Nurmadhar (Pemimpin) Desa Korphe.</strong></div>
<div><strong><br />
</strong></div>
<div>
<p>Inilah kisah inspiratif tentang perjuangan kemanusiaan yang sangat  mengharukan di &#8220;pekarangan belakang&#8221; daerah lahirnyaTaliban.</p>
<p>Three Cups  of Tea menceritakan mengenai pemenuhan janji Greg  Mortenson, seorang  pendaki asal Amerika, kepada suku Balti yang  mendiami Desa Korphe, desa  yang bahkan tak pernah dilihatnya di peta.</p>
<p>Dalam buku ini, keindahan dan kemegahan puncak kedua Himalaya, puncak  <strong>Karakoram</strong>, disajikan secara detail dari atas  helikopter. Kisah ini diawali  dengan pendakian Greg ke puncak  Karakoram,  puncak kedua Himalaya. Dalam  pendakian menuju puncak  Karakoram, Greg tidak hanya mengalami kegagalan,  tetapi ia juga  tersesat dan mengalami keletihan yang kronis. Setelah  berjalan  tertatih-tatih, akhinya dia tiba di Desa Korphe. Di sana, ia  diterima  baik oleh Haji Ali, sang <em>nurmadhar</em> (pemimpin).</p>
<p>Kenyataan bahwa   <strong>Desa Korphe tidak memiliki sekolah</strong> dan pemerintah  Pakistan tidak  menyediakan guru untuk mereka membuat tenggorokan Greg  tercekat.  Keinginannya untuk membalas budi baik mereka, membuat Greg  berjanji kepada masyarakat Desa Korphe. Sebuah janji kepada desa nan  miskin dan terpencil ini membuat kisah hidup Greg Mortenson dan  anak-anak Desa Korphe berubah drastis. Janji apa yang Greg katakan  kepada masyarakat Desa Korphe hingga kisah hidupnya berubah drastis?</p>
<p>Guna memenuhi janjinya, Greg pun kembali ke Amerika.  Usaha pun  dimulai dari menuliskan beratus surat kepada orang-orang yang  peduli  kepada pendidikan, hingga akhirnya Jean Hoerni, Direktur Institut  Asia  Tengah, bersedia menanggung biaya pembangunan sekolah di Korphe.   Setelah pembangunan sekolah di Korphe, dalam satu dekade, akhirnya Greg   pun membangun tak kurang dari lima puluh satu sekolah, terutama sekolah   untuk anak-anak perempuan di daerah tempat lahirnya Taliban itu.</p>
<p>Pembangunan  sekolah selama satu dekade di tempat terjadinya konflik  tidaklah  semudah yang dibayangkan, terlebih lagi setelah penyerangan  terhadap  Gedung Kembar WTC di New York, membuat dirinya yang seorang  Amerika  merasa tidak aman.</p>
<p>Dalam satu dekade pembangunan  sekolah-sekolah, banyak  kisah yang terjadi. <strong>Dia harus menerima  kenyataan bahwa dia dipecat dari  pekerjaannya, ditinggal oleh  kekasihnya, tidur di mobil tuanya, tak  memiliki uang, dan mendapat  surat ancaman karena telah menolong Muslim.</strong> Lalu bagaimana  usaha Greg untuk terus melakukan misinya ditengah masalah yang ia  hadapi?</p>
<p>Keteguhan hati yang kuat untuk membantu Muslim  di Pakistan Utara  serta dukungan dari isteri tercinta membuatnya tetap  mewujudkan apa  yang dibutuhkan oleh anak-anak Pakistan Utara guna  mendapatkan hak  mereka dalam pendidikan.</p>
<p>Menurut saya, alur cerita yang disajikan agak lambat, namun dapat   pengundang minat pembaca untuk mengetahui bagaimana kisah perjuangan  kemanusian Greg yang digambarkan dalam tiap bab. Bab awal dari novel ini agak membosankan  karena lebih  banyak menjelaskan keadaan alam Puncak Karakoram dan  ketangguhan puncak  kedua Himalaya tersebut secara detail.</p>
<p>Kisah inspiratif ini  memberitahukan kepada pembaca bahwa <strong>Greg  melawan konflik peperangan  melalui pendidikan</strong>. Karena dengan  pendidikan yang benar, maka setiap  manusia akan saling menghargai apa  artinya perdamaian.</p>
<p style="text-align: right;">[e.o]</p>
<p style="text-align: left;"><em><strong>Sumber gambar:</strong></em> <a href="http://book.store.co.id/Three_Cups_of_Tea_buku_8463.html">http://book.store.co.id/Three_Cups_of_Tea_buku_8463.html</a></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/12/19/three-cups-of-tea-melawan-konflik-peperangan-melalui-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>8</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>THE HISTORIAN– Menjelajah Di Kedalaman Dunia Draculya</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/11/11/the-historian%e2%80%93-menjelajah-di-kedalaman-dunia-draculya/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/11/11/the-historian%e2%80%93-menjelajah-di-kedalaman-dunia-draculya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 11 Nov 2010 05:25:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djoko moernantyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[REVIEW]]></category>
		<category><![CDATA[buku]]></category>
		<category><![CDATA[dracula]]></category>
		<category><![CDATA[elizabeth kostova]]></category>
		<category><![CDATA[historian]]></category>
		<category><![CDATA[sejarah]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=987</guid>
		<description><![CDATA[TIDAK banyak yang mengenal nama Elizabeth Koztova. Penulis perempuan asal Amerika ini memang belum begitu menggema seperti JK Rowling, penulis serial laris Harry Potter misalnya. Atau Stephanie Meyer dan Agatha Christie. Tapi percayalah, bakat menulisnya, berkejaran dengan nama-nama yang sudah membubung duluan itu. Awalnya saya juga sedikit underestimate dengan nama itu. Meski bukunya ‘The Historian’ [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/10/20061121-historian.jpg"><img class="size-medium wp-image-1008 alignleft" title="20061121-historian" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/10/20061121-historian-193x300.jpg" alt="" width="193" height="300" /></a>TIDAK  banyak yang mengenal nama Elizabeth Koztova. Penulis perempuan asal Amerika ini memang belum begitu menggema seperti JK Rowling, penulis serial laris Harry Potter misalnya. Atau Stephanie Meyer dan Agatha Christie. Tapi percayalah, bakat menulisnya, berkejaran dengan nama-nama yang sudah membubung duluan itu.</p>
<p>Awalnya saya juga sedikit <em>underestimate</em> dengan nama itu. Meski bukunya ‘The Historian’ yang tebalnya mencapai 768 halaman, dikemas dengan luks, dan memberi kesan berkelas. Di beberapa toko buku besar di Jakarta, karya Elizabeth ini diletakkan di rak depan yang pasti membuat Anda bakal berhenti sejenak, membukanya dan [mungkin] membelinya, atau malah saking tebalnya, membuat Anda meletakkannya lagi tanpa sempat membaca.</p>
<p>Tapi beberapa teman, ngomporin saya untuk membelinya. Karena menurut mereka, buku Elizabeth ini bagus dan memberi kisah baru tentang sejarah. Sejarah apa, nanti kita perjelas. Dan akhirnya saya membelinya, meski kudu merogoh kocek agak dalam.</p>
<p>Oh ya, buku ini  sebenarnya penggabungan antara fakta, fiksi dan sejarah. Dari cara bertuturnya, kita malah  bisa terkecoh, karena fiksi-nya nyaris tak tampak dibalut dengan alur yang membuat kita tak ingin berhenti meneruskannya. Hmm, saya pun tak ingin ini menjadi fiksi,  karena semua begitu terpampang.</p>
<p>Oke, mari kita bedah bukunya. Kisahnya diawali dari sebuah “kecelakaan’ kecil yang dilakukan Elizabeth di perputakaan pribadi ayahnya.  Elizabeth kecil adalah anak seorang diplomat karir yang kerap berpindah-pindah penugasan ke berbagai negara. Ibunya meninggal sejak Liz kecil [hal. 13]. Kecelakaan yang mengungkap sejarah besar itu terjadi ketika dia melihat setumpuk buku tua berdebu yang tampak kurang tersentuh di lemari paling tinggi. Dan ada sebuah tulisan kusam dari leluhurnya. Apa itu?</p>
<p>Elizabeth yang baru berusia enambelas tahun ketika itu, tentu saja penasaran dengan kumpulan surat itu, tapi belum berani menanyakan hal itu kepada ayahnya. Hingga rasa penasaran itu terbawa sampai dirinya dewasa. Dan itulah yang menjadi esensi kisah The Historian ini. Liz kemudian menjadi seorang periset untuk mencari cerita di balik cerita dari kumpulan surat itu. Perjalan risetnya tidak hanya di negaranya saja [kemudian menetap di Inggris] tapi menjelajah sampai Istanbul [Turki], Budapest [Hongaria], Bulgaria, Amsterdam dan pedalaman Eropa Timur yang jarang masuk dalam ranah perbincangan sejarah.</p>
<p>Tahukah Anda, Elizabeth mencoba menjelaskan apa? Vlad, si Penyula. Konon, dialah cikal bakal yang disebut Dracula sekarang. Semua dokumen yang ditemukan Elizabeth membawanya pada sebuah petualangan dan pengalaman tentang kekuatan paling kelam yang pernah dikenal manusia. Liz juga detil menceritakan mengapa akhirnya Vlad diburu untuk dimusnahkan.</p>
<p>Hingga kita kemudian dibawa pada sebuah pertanyaan klasik, sebenarnya Dracula itu ada nggak sih? Apakah Dracula masih hidup sampai sekarang?</p>
<p>+++<br />
Cara bertuturnya ringan, padahal temanya amat berat dan berhubungan dengan sejarah yang sampai sekarang pun masih terus diungkap. Hal lain yang menguntungkan pembaca adalah, cara penggambaran tempat-tempat eksotis seperti Pegunungan Alpen di Swiss, Keindahan alam di Slovenia, atau gereja-gereja tua dan kuno di Austria, dan cerita-cerita universitas-universitas di Eropa Timur yang kental dengan budaya risetnya.</p>
<p>Meski di beberapa bab terkesan bertele-tele, tapi kemudian di akhir bacaan, kita akan tahu, itulah kedetilan Elizabeth dalam menggambarkan lokasi-lokasi yang disebut. Kita yang belum pernah menginjakkan kaki di Eropa pun, bakal terpukau dengan narasinya.</p>
<p>Tulisan fiksi dan sejarah ini, saya rekomendasikan untuk Anda. Satu-satunya kelemahan buku ini adalah ketebalannya. Sulit untuk Anda tenteng atau masuk tas yang bisa Anda buka dan baca lagi di busway atau kereta api. Kalau kelak buku-buku Elisabeth Koztova menjadi best seller, saya pasti sudah tidak akan terkejut lagi.</p>
<p><em>===</em></p>
<p><em>Sumber gambar: jameslogancourier.org</em></p>
Djoko Moernantyo
FB :  denmas josi
TW:  jokoisme
YM :  warak_ngendog
Blog:
- moer.multiply.com
- loveofkikoku.blogspot.com
- baladaatmo.blogspot.com]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/11/11/the-historian%e2%80%93-menjelajah-di-kedalaman-dunia-draculya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Eat, Pray, Love – Kegelisahan Mencari Spiritualitas &amp; Cinta</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/10/11/eat-pray-love-%e2%80%93-kegelisahan-mencari-spiritualitas-cinta/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/10/11/eat-pray-love-%e2%80%93-kegelisahan-mencari-spiritualitas-cinta/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 11 Oct 2010 03:20:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djoko moernantyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[REVIEW]]></category>
		<category><![CDATA[bali]]></category>
		<category><![CDATA[eat]]></category>
		<category><![CDATA[film]]></category>
		<category><![CDATA[love]]></category>
		<category><![CDATA[pray]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=980</guid>
		<description><![CDATA[Manusia, sejatinya adalah makhluk penggelisah. Selalu ada pertanyaan dalam prosesi perputaran hidupnya. Tidak semua perlu jawaban langsung, kadang-kadang kita harus benar-benar mencari simpul dari kegelisahan itu. Dan itulah yang amat dirasakan oleh Elizabeth Gilbert [Julia Robert], seorang penulis sukses di New York, Amerika Serikat. Keseimbangan mencari cinta dan Tuhan-pun harus dilalui di separuh dunia ini. [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div id="attachment_984" class="wp-caption alignright" style="width: 310px"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/10/epl.jpg"><img class="size-medium wp-image-984" title="epl" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/10/epl-300x257.jpg" alt="" width="300" height="257" /></a><p class="wp-caption-text">some scenes from Eat, Pray, Love</p></div>
<p><em>Manusia, sejatinya adalah makhluk penggelisah. Selalu ada pertanyaan dalam prosesi perputaran hidupnya. Tidak semua perlu jawaban langsung, kadang-kadang kita harus benar-benar mencari simpul dari kegelisahan itu. Dan itulah yang amat dirasakan oleh Elizabeth Gilbert  [Julia Robert], seorang penulis sukses di New York, Amerika Serikat. Keseimbangan mencari cinta dan Tuhan-pun harus dilalui di separuh dunia ini. Saya beruntung mendapat undangan gala premier film <strong>Eat, Love, Pray</strong> di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Senin [4/10/2010] lalu. Di film inilah, jalan mencari pencerahan seorang Liz, dipaparkan.</em></p>
<p>+++</p>
<p>Sebagai penulis, nama Elizabeth sebenarnya sudah termasuk deretan papan atas. Karyanya banyak diapreasi dengan apik. Kehidupannya tampak normal dan berjalan baik. Punya suami yang amat mencintainya. Tapi semua ternyata tak ‘seindah permukaannya.’ Kemudian kegelisahan tentang keseimbangan itu bermunculan dan membuatnya labil, limbung dan seperti terombang-ambing.  Kenyamanan dan normalitas hidup, membuat Liz kehilangan kegembiraan dan kepercayaan pada diri sendiri.</p>
<p>Dia minta cerai [dan tentu saja mengagetkan suami yang amat mencintainya]. Kemudian memutuskan dekat dengan seorang laki-laki pengajar yoga, bernama David. Tapi sang penggelisah itu belum usai. Liz teringat ramalan Ketut Liyer, seorang ‘orangtua’ di Bali, yang sempat dikunjunginya beberapa tahun sebelumnya, tentang jalan hidupnya kelak.  Yang dilakukannya kemudian adalah hal yang nyaris “tidak masuk akal” kita. Liz memutuskan keliling ke Italia, India dan Bali untuk menemukan keseimbangan Tuhan dan cinta [yang sesungguhnya].  Dia tinggalkan glamouritas dan keterkenalannya di Amerika, memilih tidak menjadi siapa-siapa.</p>
<p>Di Italia, Liz menempati pondokan yang biasa-biasa saja. Berbeda dengan rumahnya yang cozy pastinya. Selain belajar bahasa dan budaya Italia, Liz juga merasa perlu menemukan teman baru. Beruntung, dia termasuk perempuan yang cepat menemukan orang lain yang mau mendengar ceritanya. Liz juga mencari kegembiraan lewat makanan Italia yang disantapnya. Semua dinikmatinya dengan riang dan sukacita.</p>
<p>India adalah destinasi selanjutnya. Liz mencari Guru, dan pelajaran spiritual yang didapatnya dari David, mantan kekasihnya pasca perceraian. Di India, Liz mencari jawaban untuk ‘memaafkan diri sendiri’ dengan pencarian spiritual-nya. Tidak mudah ternyata mencari maaf itu, karena butuh kekuatan dari diri sendiri untuk melakukannya.</p>
<p>Teringat ramalan garis tangan Ketut Liyer, Liz kembali ke Bali. Kali ini dengan hati yang sudah berbeda [hal itu dikatakan Liyer, yang menyebut Liz tampak lebih bahagia]. Liz juga berteman dengan Wayan [Christine Hakim], ahli jamu dengan seorang anak perempuan bernama Tutti. Di Bali inilah Liz bertemu Felipe [Javier Bardem], pria asal Brazil yang menabraknya ketika bersepeda. Akankah Elizabeth menemukan jawaban atas kegelisahan dan pertanyaannya?</p>
<p>Film ini menjadi heboh di Indonesia, lantaran Bali mendapat porsi yang cukup lama di film ini, selain karena kebintangan Julia Robert pastinya. Juga karena novelnya menjadi salah satu best seller di Amerika.  Yang menarik dari film ini adalah dialognya terdengar cerdas, bernas dan dalam.</p>
<p>Pembicaraan seputar cinta, spiritual dan mencari keseimbangan itulah yang menurut saya adalah inti dari film <strong>Eat, Pray &amp; Love</strong> ini. Perhatikan kata demi katanya, karena membuat kita ikut merasakan sebuah penjelajahan batin yang indah.  Bahkan dalam pembicaraan yang paling sederhana sekalipun. Kentara sekali, Elizabeth yang eksistensialis, pelan-pelan menemukan sisi humanismenya yang sebelumnya sempat terberai.</p>
<p>Bahasa gambarnya juga keren. Tidak hanya Bali, Italia dengan gereja-gereja kuno-nya, dan India dengan eksotisme budaya dan spiritualisme timurnya, dirangkum dengan kedipan-kedipan gambar yang menarik. Banyak wacana <em>asketis </em>yang bisa kita pelajari dari berbagai budaya itu.  Kekurangan film ini adalah, agak keteteran menggambarkan eksplorasi batin Elizabeth. Eksotisme spiritualisme timur, masih terlihat dipaksa untuk “Amerika” [yah, meskipun saya tahu <em>westernisasi</em> itu memang kuat di film ini].</p>
<p>Dan kemudian, usai nonton film ini,  mungkin kita akan bertanya, jangan-jangan kita juga sedang mencari keseimbangan itu? Tidak dilarang untuk gelisah <em>kok…</em></p>
<p><em>===</em></p>
<p><em>Image taken from <a href="http://weblogs.baltimoresun.com" target="_blank">Baltimore Sun</a> (added by admin)<br />
</em></p>
Djoko Moernantyo
FB :  denmas josi
TW:  jokoisme
YM :  warak_ngendog
Blog:
- moer.multiply.com
- loveofkikoku.blogspot.com
- baladaatmo.blogspot.com]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/10/11/eat-pray-love-%e2%80%93-kegelisahan-mencari-spiritualitas-cinta/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Novel-Novel Steve Martini, Sidang Tanpa Kebosanan</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/09/21/novel-novel-steve-martini-sidang-tanpa-kebosanan/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/09/21/novel-novel-steve-martini-sidang-tanpa-kebosanan/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 21 Sep 2010 01:46:58 +0000</pubDate>
		<dc:creator>djoko moernantyo</dc:creator>
				<category><![CDATA[REVIEW]]></category>
		<category><![CDATA[novel]]></category>
		<category><![CDATA[steve martini]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=894</guid>
		<description><![CDATA[Buat Anda yang menggilai novel legal thriller, nama Steve Martini pastilah menempati posisi yang terhormat. Seorang penulis novel laris lainnya, John Grisham sampai harus menyebutnya sebagai master genre ini. Padahal, Grisham berada di genre yang tidak jauh berbeda dengan Martini. Apa menariknya novel-novel dari seorang pengacara, jaksa, dan mantan wartawan di Sacramento, Amerika Serikat ini? [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/09/sm.jpeg"><img class="alignright size-full wp-image-941" title="sm" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/09/sm.jpeg" alt="" width="251" height="201" /></a>Buat Anda yang menggilai novel <em>legal thriller, </em>nama Steve Martini pastilah menempati posisi yang terhormat. Seorang penulis novel laris lainnya, John Grisham sampai harus menyebutnya sebagai master genre ini.  Padahal, Grisham berada di genre yang tidak jauh berbeda dengan Martini. Apa menariknya novel-novel dari seorang pengacara, jaksa, dan mantan wartawan di Sacramento, Amerika Serikat ini?</p>
<p>Sebagai manusia yang terlibat langsung dalam proses penyidikan dan peradilan, Martini tentu paham betul trik, tipu-tipu, permainan uang dan proses penyidikan yang melelahkan. Martini juga pasti sangat detil tahu tentang pentingnya kesaksian dan saksi dalam sebuah sidang, kasus apapun itu. Apalagi yang menyangkut hidup dan kehidupan manusia lain.</p>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/09/ce-am.jpeg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-940" title="ce-am" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/09/ce-am-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Kalau Anda menyukai novelnya, saya menyarankan membaca dari novel pertamanya ‘Compelling Evidence’ karena novel-novel selanjutnya akan terkorelasi dengan novel sebelumnya. Dan jangan bingung, kalau Anda akan gagal menebak ending dari novelnya, seperti yang mungkin Anda [coba] lakukan ketika membaca novel lain.</p>
<p>Steve Martini memakai tokoh bernama Paul Madriani, seorang pengacara pidana yang digambarkan brilian.  Apakah Madriani gambaran dari dirinya sendiri? Tidak pernah ada yang tahu, meski gambaran itu begitu kental diproyeksikan pada sosok Martini. Oh ya, Madriani bukanlah pengacara super, yang serba hebat. Dia adalah manusia biasa yang punya persoalan rumah tangga, agak repot menahan libido-nya [ketika bercinta dengan kliennya, Talia Potter di <em>‘Compelling Evidence’], </em>yang repotnya kemudian menjadi klien yang harus dibelanya karena dituduh membunuh suaminya, Benyamin Potter.</p>
<p>Yang selalu memaku kita untuk bertahan membaca, meski dipenuhi dengan istilah-istilah hukum yang rumit, tapi kita tidak akan kerepotan mencari artinya. Karena Martini cukup cerdas menyelipkannya dalam alur cerita. Dalam <em>‘Prime Witness’ </em>[ini novel ke-2], Madriani tiba-tiba menjadi sosok yang keras, tegas dan berjibaku dengan pembela tertuduh yang adalah “lawan” yang dikalahkannya di pengadilan. Martini jeli membuat alur yang mengiring kita selalu berada di ranah ketegangan. Menebak apa ending-nya. Yang repotnya, selalu muncul kejutan yang tidak pernah tergambarkan di awal.</p>
<p>Novel terakhirnya, ‘<em>Double Tap’ </em>membuat saya geleng-geleng kepala. Martini dengan detil [dan runut], berceloteh tentang jenis pistol, peluru dan anatomi tubuh yang disebabkan oleh tembakan. Kemudian dia menelisik ke jaringan militer yang kental dengan aroma rahasia dan tertutup. Selain membaca novel, kita seperti mahasiswa hukum, diajak mengenali banyak dialog dalam persidangan. Sebenarnya bisa jadi membosankan, tapi eloknya, saya menikmati perdebatan apapun di pengadilan itu.</p>
<p>Oh ya, tandem Madriani adalah sosok Harry Hinds. Sahabat yang juga partner-nya dalam persidangan. Dialog yang tidak melulu serius, kerap tersaji antara dua manusia Madriani dan Hinds. Dan saya harus bilang, Steve Martini membuat saya kepincut dengan suasana persidangan. Repotnya, Martini membuat saya kecanduan membaca.  Berani mencoba?</p>
<p>===</p>
<p><em>Image 1: <a href="http://poisonedpen.com" target="_blank">Poisoned Pen</a></em></p>
<p><em>Image 2: <a href="http://amazon.com" target="_blank">Amazon</a></em></p>
<p><em>(images added by admin)</em></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/09/21/novel-novel-steve-martini-sidang-tanpa-kebosanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>INCEPTION : Petualangan Di Lapisan-Lapisan Mimpi</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/07/19/inception-petualangan-di-lapisan-lapisan-mimpi/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/07/19/inception-petualangan-di-lapisan-lapisan-mimpi/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 19 Jul 2010 16:21:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Iman</dc:creator>
				<category><![CDATA[REVIEW]]></category>
		<category><![CDATA[science fiction]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=699</guid>
		<description><![CDATA[Sabtu kemarin sepertinya adalah hari yang padat buat saya. Setelah seharian mengikuti seminar tentang bisnis online yang deselenggarakan oleh TDA Depok, saya bersama teman-teman deBlogger akhirnya memutuskan untuk nobar film INCEPTION sebagai refreshing . Sekitar pukul 15.00 kami berempat (saya, Om Dodi Mulyana, Madam Luvie Melati, dan Opa Bradley Marlissa) segera meluncur ke Margo Platinum [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><span style="color: #0000ee; -webkit-text-decorations-in-effect: underline;"><img class="alignleft size-medium wp-image-700" style="float: left; border: 0px initial initial;" title="Inception" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/07/Inception-202x300.jpg" alt="" width="202" height="300" /></span> Sabtu kemarin sepertinya adalah hari yang padat buat saya. Setelah seharian mengikuti seminar tentang bisnis online yang deselenggarakan oleh<a href="http://www.tdadepok.com"> TDA Depok</a>, saya bersama teman-teman deBlogger akhirnya memutuskan untuk nobar <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Inception_(film)">film INCEPTION</a> sebagai refreshing  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/banana_cool.gif' alt='(banana_cool)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Sekitar pukul 15.00 kami berempat (<a href="http://imanmenulis.blogspot.com">saya</a>, <a href="http://dhodie.com/">Om Dodi Mulyana</a>, <a href="http://luviemelati.com/">Madam Luvie Melati</a>, dan<a href="http://indobrad.web.id/"> Opa Bradley Marlissa</a>) segera meluncur ke Margo Platinum XXI. Di sana telah menanti <a href="http://lifeepisode.blogspot.com/">Aksa Malik Syadri</a> untuk ikutan meramaikan pasukan nobar deBlogger kali ini. Selesai Shalat Ashar kami berlima pun memasuki bioskop melalui pintu 3 dengan perasaan berbunga-bunga.</p>
<p>Film ini pada awalnya sempat membuat bingung saya, Eini film apaan sih, kok rumit banget? Banyak istilah-istilah yang terasa asing dalam bahasa sehari-hari, misalnya <em>ekstraksi, totem, inception, labirin</em>&#8230; Oalah  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/doh.gif' alt='(doh)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Dari bocoran yang saya terima dari seseorang yang tidak bertanggung jawab *melirik Dhodie*, film ini merupakan science fiction yang agak membuat jidat berkerut ketika kita menontonnya. Karenanya saya sudah menyiapkan diri dan mental untuk konsentrasi penuh ketika menontonnya. Setidaknya tidak ada waktu untuk ngobrol, sms-an, isengin bangku sebelah, mampir ke toilet, apalagi untuk tidur  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/fingerscrossed.gif' alt='(goodluck)' class='wp-smiley' /> .<br />
<span id="more-699"></span></p>
<p>Benar, film ini mengalir dengan cepat. Perpindahan dari adegan ke adegan lain dengan situasi yang berbeda-beda sempat membuat bingung dan kehilangan jati diri runutan jalan cerita. Apalagi saya yang memang belum membaca sinopsis ceritanya sama sekali.</p>
<p>Kita dihadapkan pada sesosok bernama <strong>Dom Cobb</strong> (Leonardo DiCaprio) yang ternyata adalah seorang ekstraktor. Ekstraktor merupakan sebutan untuk seorang yang berprofesi sebagai &#8220;pencuri ide&#8221; dari pikiran orang lain. Uniknya proses pencurian ini bukan dilakukan dengan cara mengambilnya dari brankas atau lemari rahasia, bukan juga sebuah data komputer yang diproteksi oleh sandi yang super rumit dan lainnya, inilah uniknya, pencurian ide ini ternyata dilakukan melalui &#8220;alam mimpi&#8221;.</p>
<p>Dengan teknologi yang &#8220;terlihat&#8221; sederhana, karena hanya berupa koper dengan tombol dan kabel-kabel, kita dapat memasuki alam mimpi orang lain dengan begitu mudahnya. Tak hanya sekedar menjadi bayangan yang tidak terlihat, di alam mimpi ini kita adalah juga sosok nyata yang dapat berbuat sesuatu di sana. Jadi kita bisa mengacak-acak alam mimpi si empunya. Nah karenanya proses pencurian ide ini pun bisa dilakukan.</p>
<p>Visualisasi ide itu sendiri bisa bermacam-macam, seperti contohnya dalam adegan pencurian ide oleh Cobb terhadap seorang pengusaha Jepang bernama <strong>Saito</strong> (Ken Watanabe), digambarkan di sana bahwa ide yang hendak dicuri berupa secarik kertas dalam amplop yang disimpan dalam sebuah lemari brankas bersandi.</p>
<div id="_mcePaste"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/07/images.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-701" title="images" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/07/images.jpg" alt="" width="231" height="218" /></a></div>
<p>Misi pencurian ide tadi ternyata gagal dieksekusi oleh Cobb dan timnya, alih-alih mencuri ide dari Saito, Cobb dan tim malah akhirnya berbalik disewa oleh Saito untuk suatu tugas yang agak bertentangan dengan yang selama ini dia dan timnya lakukan, bukan mencuri ide melainkan &#8220;menanamkan ide&#8221; (inception). Saito menginginkan Cobb dan timnya menanamkan ide kepada pewaris pesaing bisnisnya bahwa ia harus menghancurkan sendiri warisan kerajaan bisnis dari sang ayah.</p>
<p>Teman-teman Cobb menganggap hal ini mustahil dan sulit dilakukan, semula mereka menolak tugas ini, namun Cobb bersikeras menyanggupi proyek Saito ini, Cobb menjamin bahwa proyek ini akan sanggup mereka lakukan. Cobb sangat meyakini hal ini, keyakinan itu begitu kuat. Ada sesuatu yang tertutup rapat di benak Cobb dan teman-teman di timnya tidak mengetahui hal tersebut.</p>
<p>Rahasia Cobb inilah yang mengakibatkan ia selalu dihantui oleh bayangan istrinya yang telah meninggal dalam setiap mimpi-mimpinya. Tiada yang tahu bahwa ide &#8220;menanamkan pikiran&#8221; (inception) ini telah ia lakukan kepada istrinya sendiri yang akhirnya menjadi korban. Kegilaan Cobb ini bahkan menjadikan ia sebagai tertuduh atas kematian istrinya sendiri. Perasaan penyesalan inilah yang tak pernah lepas menggayuti pikiran Cobb.</p>
<p>Project Saito ini membutuhkan tim yang spesial. Proses perekrutan pun dilakukan Cobb untuk mencari tim yang terbaik. Terpilih seorang arsitek muda nan cantik dan cerdas <strong>Ariadne</strong> (Ellen Page), seorang ahli penyamar <strong>Eames</strong> (Tom Hardy), dan ahli kimia <strong>Yusuf </strong>(Dileep Rao). Tim ini masih bersama dengan <strong>Arthur</strong> (Joseph Gordon Levitt) yang selama ini setia menemani Cobb dengan project-project pencurian ide.</p>
<p>Sang pewaris, <strong>Robert Fischer, Jr</strong> (Cillian Murphy) tak disangka memiliki pertahanan alam bawah sadar yang luar biasa tangguh. Cobb dan tim bersama Saito langsung dibombardir pasukan keamanan alam bawah sadar Robert. Peristiwa ini bahkan membuat Saito tertembak. Kenyataannya kini mereka terperangkap dalam bagian pembuangan di alam mimpi Robert.</p>
<p>Awal yang kurang baik ini sempat membuat semangat seluruh tim langsung drop. Ariadne selalu tampil di saat yang genting dengan ide-ide cerdasnya, setidaknya mampu mengembalikan semangat dan harapan seluruh tim. Robert kemudian diyakinkan bahwa ia tengah diculik bersama dengan pamannya. Skenario diatur seolah sang penculik menginginkan nomor pin untuk kotak besi yang berisi warisan bagi Robert.</p>
<p>Sosok Ariadne begitu istimewa dalam film ini. Ide-idenya yang cerdas serta rasa ingin tahunya yang begitu tinggi bahkan berhasil membongkar rahasia terkelam Cobb. Dia banyak memberikan solusi atas masalah-masalah yang dihadapi tim. Bahkan masalah Cobb dengan bayangan istrinya yang selalu menghantui setiap gerak langkah Cobb.</p>
<p>Ok, kembali ke project. Tim pun mulai bergerak membuat lapisan kedua dari mimpi Robert. Lapisan kedua ini memiliki misi memperkenalkan Cobb sebagai tentara alam bawah sadar milik Robert. Cobb ingin mengalihkan kepercayaan Robert kepada dirinya atas kehadiran tentara sebenarnya milik Robert yang selalu muncul memborbardir mereka.</p>
<p>Untuk misi selanjutnya, dibuatlah lapisan mimpi yang ketiga. Di sinilah diharapkan Robert mampu membuka kotak brankas milik ayahnya yang seolah adalah warisan untuk dirinya. Target kali ini adalah sesuai dengan tujuan utama yaitu ingin menanamkan ide bahwa isi brankas besi tersebut adalah warisan dari sang ayah yang harus dilaksanakan oleh Robert sebagai pewarisnya.</p>
<p>Bermain dalam lapisan-lapisan mimpi membuat film ini sedemikian seru. Begitu banyak detail dan petunjuk ditampilkan baik secara visual maupun verbal dalam setiap adegannya. Karenanya untuk dapat memahami film ini dengan baik agak susah bagi kita untuk bahkan sekedar berkedip <em>*lebay mode*</em></p>
<div id="_mcePaste"><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/07/images4.jpg"><img class="alignright size-medium wp-image-702" title="images4" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/07/images4-300x139.jpg" alt="" width="300" height="139" /></a><br />
Visualisasi film ini sangat mendukung jalannya cerita serta memudahkan penonton untuk memahami ide-ide dalam film ini. Sebut saja bagaimana mudahnya sosok Ariadne mengubah arsitektur dalam alam mimpinya sekehendak hatinya. Penggambaran fungsi &#8220;totem&#8221; (penanda mimpi) yang semula kita abaikan pun disajikan secara lugas namun elegan. Arsitektur mimpi yang dapat dibuat bertingkat sesuai dengan tingkat kedalamannya dalam pikiran pun tergambar jelas dalam bentuk lift dalam adegan ketika Ariadne mencoba lancang memasuki mimpi Cobb.</p>
<p>Sutradara Christopher Nolan lagi-lagi memukau kita dengan pesona sisi gelap sebuah film. Sebelumnya ia telah berhasil dengan &#8220;Memento&#8221;, &#8220;The Prestige&#8221;, dan &#8220;The Dark Night&#8221;.</p>
<p>Sebagaimana The Matrix, di sini kita juga bermain-main dengan alam lain dalam diri kita. Dunia yang sebenarnya ada dalam diri kita. Inception mengingatkan kita bahwa mimpi pun memiliki sebuah kekuatan yang dahsyat, yang mampu mempengaruhi kehidupan sadar kita.</p>
<p>Apakah esok pagi kita terbangun dalam arti yang sesungguhnya dari mimpi kita? Atau kita hanya berpindah dari mimpi lapis terdalam kita menuju ke mimpi lapisan yang lebih luar saja? Yakinkah jika kita memang tengah hidup dalam mimpi kita sendiri bukan mimpi orang lain? Coba lihat &#8220;totem&#8221; kita untuk meyakinkannya  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/tongue_002.gif' alt='(tongue)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Apa pun jenis fiksi yang ditampilkan dalam sebuah film, semoga kita selalu bisa menangkap sisi positifnya bagi kehidupan kita. Atau kalau nggak mau susah ya just watch for fun&#8230; walau pun sebenarnya sih sayang juga, sebab begitu banyak pesan dan hikmah yang terserak jika kita ingin menguntainya dalam benang pikiran kita.</p>
<div>
<p><span style="font-family: Georgia, serif; line-height: normal; font-size: 16px;"> </span></p>
<div><em><span><strong>Sumber Foto :</strong></span></em></div>
<div><a href="http://www.onlinemovieshut.com/tag/inception-movie"><em><span>http://www.onlinemovieshut.com</span></em></a></div>
<div><a href="http://teaser-trailer.com/2009/08/inception-movie-trailer.html"><em><span>http://teaser-trailer.com</span></em></a></div>
<div><a href="http://forum.detik.com/showthread.php?t=114015"><em><span>http://forum.detik.com</span></em></a></div>
</div>
<p><a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/07/Inception.jpg"></a></p>
<p><object classid="clsid:d27cdb6e-ae6d-11cf-96b8-444553540000" width="425" height="344" codebase="http://download.macromedia.com/pub/shockwave/cabs/flash/swflash.cab#version=6,0,40,0"><param name="allowFullScreen" value="true" /><param name="allowscriptaccess" value="always" /><param name="src" value="http://www.youtube.com/v/S3XzUYd6nrU&amp;hl=en_US&amp;fs=1?color1=0x006699&amp;color2=0x54abd6" /><param name="allowfullscreen" value="true" /><embed type="application/x-shockwave-flash" width="425" height="344" src="http://www.youtube.com/v/S3XzUYd6nrU&amp;hl=en_US&amp;fs=1?color1=0x006699&amp;color2=0x54abd6" allowscriptaccess="always" allowfullscreen="true"></embed></object></p>
</div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/07/19/inception-petualangan-di-lapisan-lapisan-mimpi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Clash of the Titans</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/04/05/clash-of-the-titans/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/04/05/clash-of-the-titans/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 05 Apr 2010 07:37:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gegepoweranger</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[REVIEW]]></category>
		<category><![CDATA[MOVIE]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=483</guid>
		<description><![CDATA[Halo halo berjumpa lagi dengan saya *terus kenapa?* Mohon maaf kalau jarang review..maklum, lagi kena krisis moneter berdampak sistemik yang menyebabkan ga bisa menghantui bioskop lately :p.  Anyway buat yang seneng nonton film di theater, pasti udah tahu soal film ini.. ditayangkan bareng-bareng sama How to Train Your Dragon, menarik untuk melihat mana yang lebih [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a class="highslide" href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/04/titan-head.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-484" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/04/titan-head-207x300.jpg" alt="" width="207" height="300" /></a>Halo halo berjumpa lagi dengan saya *terus kenapa?* Mohon maaf kalau jarang review..maklum, lagi kena krisis moneter berdampak sistemik yang menyebabkan ga bisa menghantui bioskop lately :p.  Anyway buat yang seneng nonton film di theater, pasti udah tahu soal film ini.. ditayangkan bareng-bareng sama How to Train Your Dragon, menarik untuk melihat mana yang lebih diminati pecinta film tanah air. Im not gonna talk about How to Train Your Dragon, karena belom nonton *hihihi*.</p>
<p>Clash of the Titans itself ternyata adalah film jadul gan! Pernah dirilis tahun 1981 dan sukses besar dengan Desmond Davis sebagai sang nahkoda dan Laurence Olivier sebagai bintang utamanya.  Nah tahun ini, ga lama setelah kesuksesan *katanya* Percy Jackson and the Olympians: The Lightning Thief yang diproduksi Fox Studio , Warner Bross ngangkat lagi film ini ke layar lebar.  Dibintangi oleh pemeran utama AVATAR, <a href="http://www.imdb.com/name/nm0941777/">Sam Worthington</a> sebagai <a href="http://www.imdb.com/character/ch0043859/">Perseus</a>, <a href="http://www.imdb.com/name/nm0000553/">Liam Neeson</a> sebagai <a href="http://www.imdb.com/character/ch0000553/">Zeus</a>, <span style="line-height: normal;font-size: small"> <a href="http://www.imdb.com/name/nm2605345/">Gemma Arterton</a> sebagai The Beautiful <a href="http://www.imdb.com/character/ch0139283/">Io</a>, dan beberapa artis pendukung lain nya.</span> <span id="more-483"></span></p>
<p>Konon cerita, manusia sudah muak dengan dewa mereka, tidak percaya, dan mulai memberontak. Ditandai dengan dihancurkan nya patung Zeus oleh pasukan Argos, Zeus pun murka. Ditengah kemurkaan nya tersebut, datanglah <a href="http://www.imdb.com/character/ch0000515/">Hades</a> (<a href="http://www.imdb.com/name/nm0000146/">Ralph Fiennes</a>) ke Olimpus. Hades yang dahulu dikhianati Zeus dan dibuang ke alam arwah *neraka kali ya?* merasa ini adalah saat yang tepat bagi Zeus untuk mengadili para manusia. Zeus yang sangat mencintai manusia, merasa bimbang karena hasutan Hades. Namun akhirnya,  Zeus mengijinkan Hades untuk memberi pelajaran pada umat manusia. jengjengjengjeeeeeng <em>*efek musik*</em></p>
<p>Perseus, yang ternyata adalah seorang <a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Demigod" target="_blank">demigod</a> *setengah dewa*, terbunuh orang tua angkat nya oleh Hades. Merasa dendam kesumat, ia bersumpah akan membalas. Tentara Argos yang selamat <em>*ga dibunuh Hades* </em>pulang kembali ke kota nya, bersama Perseus. Di sana, mereka disambut pesta pora Raja dan Ratu Argos yang bangga berhasil meruntuhkan patung Zeus. Di tengah pesta, sang Ratu sesumbar bahwa putrinya, <a href="http://www.imdb.com/character/ch0060939/">Andromeda</a> (<a href="http://www.imdb.com/name/nm1111968/">Alexa Davalos</a>) lebih cantik dan menawan dibandingkan dengan dewi kecantikan, Aphrodite. Seketika Hades muncul, lalu mengutuk sang Ratu tua seketika, dan meninggal. Ia juga mengancam akan menyerbu Argos dengan Kraken bila tidak menyerahkan Andromeda sebagai tumbal. Di sini juga terbongkar identitas Perseus sebenarnya yang seorang anak dari Zeus. Perseus yang ga percaya, diyakinkan oleh seorang <a href="http://www.imdb.com/character/ch0139283/">Io</a> bahwa ia benar seorang anak dari Zeus. Perseus yang benci setengah mati pada para dewa-dewa ga mau nerima fakta ini.</p>
<p>Wah, kalau dilanjutin nanti jadinya malah spoiler ya? Oke deh. Nantinya kalian akan bisa ngeliat Perseus bersama beberapa pasukan Argos berusaha menghentikan Kraken. Perjalanan cukup panjang dan seru mereka alami untuk mengetahui bagaimana cara mengalahkan Kraken, yang bahkan ditakuti Zeus. Ternyata senjata nya sama kayak yang dipakai  Percy Jackson.. <em>*lupa buat ngalahin apa*</em> Di tengah cerita pun Zeus membantu Perseus untuk mengalahkan Kraken dan Hades karena ia mulai mencium niat jahat dari Hades. Jangan lupa juga peran penting Io membantu Perseus. Io yang dikutuk tidak bisa tua, karena menolak rayuan salah satu dewa ternyata sudah menjaga Perseus sedari kecil.  Nantinya Io ini akan menjadi&#8230;.. hehe..you better watch it by your self!</p>
<p>Overall, film ini so so. Mungkin karena saya belom nonton versi 3D nya ya? Visual efek yang dipakai oke punya..smooth.. Mungkin akan lebih indah versi 3D nya.. Dari segi cerita, cukup aneh melihat film-film jaman sekarang mengangkat tema &#8220;tidak percaya Tuhan&#8221;. Ada yang udah nonton Legion? ya mirip-mirip kayak gitu deh. Seakan berkata Tuhan sudah muak dengan manusia yang tidak percaya lagi pada Nya, lalu menghukumnya. Namun di tengah jalan ada satu tokoh yang menyadarkan Tuhan bahwa DIA salah. Sebagai film yunani kedua yang saya tonton setelah Percy Jackson, saya bisa bilang film ini ga lebih baik dari Percy Jackson.. Again, i havent watched the 3D version anyway. Semoga versi 3D nya bisa eksplor visual efek nya lebih baik lagi. Dari segi pemeran, hanya tiga pemeran yang saya kenal baik di film ini, Sam, Liam, dan Gemma. Lainnya sepertinya kurang terkenal..<em>*sok tau*</em> Anyway kalo boleh ada award &#8220;pemeran wanita tercantik&#8221; di film ini it would goes to Gemma!! Di film ini menurut saya dia cantik banget hihihi. Andromeda? Lewaaat..</p>
<p>So, buat yang suka film-film yunani ya film ini cukup recommended lah untuk ditonton. Cuma jangan harapkan alur cerita yang WAH. Karena mungkin you wont find it here. Cukup lah menjadi hidangan di kala weekend tiba  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/dance.gif' alt='(dance)' class='wp-smiley' /> </p>
<div class="shortcode-show-avatar" style="float: left; margin-right: 10px;"><img alt='' src='http://0.gravatar.com/avatar/ec53251e1183096994f1601293fc940e?s=96&amp;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&amp;r=G' class='avatar avatar-96 photo' height='96' width='96' /></div> <p style="text-align: justify;">Penulis bernama lengkap <b>Gelar Pradipta Utama</b>.  Seorang mahasiswa yang menikmati hidup di dunia nyata dan dunia maya. For personal blog please visit <a href="http://gegepoweranger.wordpress.com">gegepoweranger's blog</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/04/05/clash-of-the-titans/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>29</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>The Dream Ice Cream</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/03/05/the-dream-ice-cream/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/03/05/the-dream-ice-cream/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 10:10:50 +0000</pubDate>
		<dc:creator>nagacentil</dc:creator>
				<category><![CDATA[KULINER]]></category>
		<category><![CDATA[REVIEW]]></category>
		<category><![CDATA[es krim]]></category>
		<category><![CDATA[margonda]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=420</guid>
		<description><![CDATA[Es krim, coklat dan permen adalah tiga sahabat lekat masa kecil yang sampai saat ini masih tetap dekat dalam hidup saya.  Tiga jenis penganan yang sangat-sangat tidak disarankan oleh para dokter gigi karena rawan mengundang karies .  Meski, seiring waktu beranjak membawa saya pada cakrawala keilmuan yang lebih luas saya mendapati bahwa sebetulnya larangan itu [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/03/100_1776.jpg"><img class="alignright size-thumbnail wp-image-421" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/03/100_1776-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Es krim, coklat dan permen adalah tiga sahabat lekat masa kecil yang sampai saat ini masih tetap dekat dalam hidup saya.  Tiga jenis penganan yang sangat-sangat tidak disarankan oleh para dokter gigi karena rawan mengundang karies  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/unsure.gif' alt='(okok)' class='wp-smiley' /> .  Meski, seiring waktu beranjak membawa saya pada cakrawala keilmuan yang lebih luas saya mendapati bahwa sebetulnya larangan itu hanya mitos dan bisa dipatahkan dengan rutinitas menyikat gigi dan berkumur air putih sesudah menyantapnya *pembenaran biar tetap bisa makan enak*  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/fingerscrossed.gif' alt='(goodluck)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p><span id="more-420"></span></p>
<p>Dan keberadaan kedai es krim AlRies di Margonda raya, tak jauh dari ZOE library cafe seperti memanggil saya untuk melipir mampir  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/gril_toungue.png' alt='(griltongue)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Kedai kecil berkapasitas tak lebih dari 50 orang itu, memang mengkhususkan diri pada es krim.   Hanya ada satu penganan non es krim yaitu bakso iga dan pasangan sejatinya teh dalam kemasan botol.  Selebihnya, ada lebih sepuluh varian es krim siap memanjakan lidah.</p>
<p><a href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/03/100_1811.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-422" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/03/100_1811-150x150.jpg" alt="" width="150" height="150" /></a>Didominasi interior dengan warna -warni ceria, AlRies sepertinya memang diciptakan untuk meluluhlantakkan segala gundah yang mungkin berkelana dalam benak serta hati kita.  Saya jadi teringat stereotipe film Hollywood di mana pelakon utama perempuan yang patah hati akan dengan senang melahap seliter es krim untuk melarutkan rasa kesal dan lukanya.  Tapi, jangan menuding saya lagi patah hati waktu mampir ke AlRies ini ya&#8230; Sungguh saat itu saya cuma dibalut penasaran dan kelaparan  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/hungry.gif' alt='(hungry)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Adalah<em> choco sundae</em> yang menjadi pilihan saya sore itu. <em>Yes, i love chocolat and its derivates! </em>Lezatnya es krim coklat bertabur kacang renyah dan wafer coklat memuaskan hasrat.  Ternyata, penampilan cantik berjenis es krim lain pada daftar menu sungguh menggoyah iman saya untuk memesan satu mangkuk lagi . Ah&#8230; betapa lemahnya saya terhadap godaan nikmatnya es krim (nottalking).  Tanpa ragu, saya meminta <em>coco sundae</em> yang tampak cantik dalam kelir merah jambu plus butir stroberi menggoda di puncaknya  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/like_food.gif' alt='(mmm)' class='wp-smiley' /> .  <em>Coco sundae</em> ternyata menyelipkan kepingan kelapa muda di dalamnya sehingga memberikan sensasi gurih yang lezat *meski buat saya kemudian terasa agak <em>mblenger </em>dan musti meredamnya dengan gigitan asam manis stroberi*.</p>
<p><em>Surprisingly</em>, ternyata untuk dua mangkuk es krim yang saya santap di sore gerimis itu membuahkan bonus satu porsi lagi tanpa biaya.  Hohoho terdengar sangat menyenangkan bukan?  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/banana_cool.gif' alt='(banana_cool)' class='wp-smiley' /> .  Dan mangkuk ketiga pun berhasil tandas meluncur dari rongga mulut ke lambung dengan manisnya.</p>
<p>Selain <em>coco</em> dan choco sundae, AlRies juga menyajikan kombinasi aneka rasa es krim dengan buah lain seperti alpukat dan pisang yang poluler dengan nama <em>banana split</em>.   Menu lain seperti<em> fruity sundae </em>yang<em> spicy</em> dengan sensasi kayu manis dan bertabur buah<em> </em>serta<em> tuti frutti </em>yang penampilannya mirip <em>ice cream cake </em> seakan memohon saya kembali untuk icip-icip lagi.  (headspin).  Total, di sore yang basah oleh rintik gerimis penutup rangkaian hujan deras itu saya melahap dua setengah mangkuk&#8230; *satu mangkuk bonus berbagi dengan teman makan*.  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/dance_moves.gif' alt='(funkydance)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Kekhawatiran akan efek negatif es krim, rasanya tidak sanggup mengalahkan hasrat saya menyantapnya.  Di balik penampilan cantiknya, efek jelek es krim yang ketap dituding sebagai sumber sakit gigi ini sebenarnya bisa diredam dengan segelas kecil airputih yang disajikan bersama untuk setiap porsi es krim yang disajikan.  Sementara, ketakutan menjadi gemuk karena es krim rasanya tidak beralasan.  Kecuali kalau anda mengonsumi 10 liter es krim dan tidak melakukan aktivitas apa pun selain berbaring  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/laugh.gif' alt='(LOL)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Sajian berusia lanjut ini (mulai dikenal sejak 37 SM) sesungguhnya sarat gizi karena tersusun oleh bahan terbaik seperti susu, kuning telur, gula, dan sedikit maizena.  Aman dikonsumsi, suhu rendah es krim juga menahan pertumbuhan bakteri patogen yang menyukai temperatur hangat dan tidak tahan proses pasteurisasi dalam pembuatan es krim.  Buat yang memiliki intoleransi laktosa, es krim juga bisa menjadi subtitusi asupan gizi susu. Untuk pemilik gigi sensitif,rasa ngilu yang ditimbulkan bisa dihindari dengann tidak menyuap es krim dan menaruhnya pada butiran gigi.  Mudah kan? <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/evil_grin.gif' alt='(evil_grin)' class='wp-smiley' /> .</p>
<div class="shortcode-show-avatar" style="float: left; margin-right: 10px;"><img alt='' src='http://0.gravatar.com/avatar/ad0cb75c14015fa65ed9f76c60933df1?s=96&amp;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&amp;r=G' class='avatar avatar-96 photo' height='96' width='96' /></div> <p style="text-align: justify;"> Nagacentil, the writer, is just an ordinary people, who lives in an extraordinary world. Some of her thoughts are shared <a href="http://e-no.blogspot.com">here</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/03/05/the-dream-ice-cream/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>24</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Berkaca Mengenai Pendidikan Dari 3 Idiots</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/02/27/berkaca-mengenai-pendidikan-dari-3-idiots/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/02/27/berkaca-mengenai-pendidikan-dari-3-idiots/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 27 Feb 2010 03:21:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Suci Lestarini Nurhayati</dc:creator>
				<category><![CDATA[REVIEW]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=355</guid>
		<description><![CDATA[Bloggers, kali ini, mari kita bicara film. How about 3 Idiots? I bet all of you have heard about 3 Idiots before. Yap, 3 Idiots… film Hindi terbaru yang luar biasa. Bloody awesome! Campuran komedi dan drama cerdas yang sangat menghibur dan membekas. Setidaknya buat saya atau mungkin buat kamu juga? Hehehe.. Owkay, sebenarnya banyak [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;">
<p><a href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/3-idiots-2009.jpg"><img class="size-full wp-image-366 alignright" title="3-idiots-2009" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/3-idiots-2009.jpg" alt="" width="315" height="336" /></a><em>Bloggers</em>, kali ini, mari kita bicara film. How about 3 Idiots? <em>I bet all of you have heard about 3 Idiots before</em>. Yap, 3 Idiots… film Hindi terbaru yang luar biasa. <em>Bloody awesome</em>! Campuran komedi dan drama cerdas yang sangat menghibur dan membekas. Setidaknya buat saya atau mungkin buat kamu juga? Hehehe..  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/grin.gif' alt=':-D' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Owkay, sebenarnya banyak sekali hal yang bisa didiskusikan dari 3 Idiots. Dalam jangka waktu penayangannya yang kira-kira hamper 3 jam, 3 Idiots benar-benar sarat akan nilai positif selain tarian-tariannya yang memang merupakan ciri khas dari film-film Bollywood. Namun, kali ini mari kita sama-sama berkaca mengenai satu hal dari 3 Idiots, yakni tentang pendidikan. <span id="more-355"></span></p>
<p>* * *</p>
<p>3 Idiots, bagi saya, sebenarnya tidak cocok mereka dinamakan demikian. Toh, mereka tidak benar-benar <em>idiots</em>. <em>They called so, only because they dare to be different</em>. Itulah hukum normal gak tertulis yang memang sering ada di dunia kita. Mereka-mereka yang <em>out of the box </em>dan gak sejalan dengan sistem yang telah diakui bertahun-tahun akan diberi gelar “si bodoh” dan akan dipinggirkan. Kalo dipikir-pikir, <em>this is a kind of bullying too, right</em>?  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/sad.gif' alt=':-(' class='wp-smiley' /> </p>
<p>Hmm, dari awal film, kita disuguhkan gambaran bagaimana sebenarnya pandangan kebanyakkan orang India dan mungkin juga sebagian dari kita, orang Indonesia, terhadap arti pendidikan. Chathur, seorang kawan lama dari 3 Idiots (Raju, Farhan, dan Rancho), menganggap bahwa pendidikan adalah sebuah alat yang semata-mata digunakan untuk menggapai kesuksesan, kekayaan, dan <em>prestige </em>juga untuk membalaskan dendamnya. Virus, direktur dari institut <em>engineering </em>terkemuka di India, tempat Raju, Farhan, dan Rancho menuntut ilmu juga “mendoktrin” murid-muridnya bahwa hidup itu adalah mengenai kompetisi: “<em>Life is a race. If you don’t run fast someone will beat you and move faster than you</em>”. Begitu pula dengan seorang professor di kelas Rancho. Ia sangat marah begitu mendapatkan penjelasan Rancho yang sangat gamblang, sederhana, juga dilengkapi contoh aplikatif mengenai definisi mesin. Profesor tersebut marah karena yang diiginkannya adalah definisi mesin sesuai dengan yang tertulis dalam textbook kuliah. Bahkan yang paling “ironis” adalah ketika para orang tua di India (is that true? Actually yang saya maksud adalah para orang tua India di film 3 Idiots) menentukan masa depan anaknya sejak mereka diketahui jenis kelaminnya. Menjadi <em>engineer </em>untuk anak laki-laki dan menjadi seorang dokter untuk anak perempuan.</p>
<p>Tentu saja akan menjadi hal yang menyenangkan jika keinginan orang tua tadi memang sejalan dengan impian anaknya. Namun, jika tidak? Hanya tekanan yang akan dirasakan dan pendidikan yang ditempuh pada akhirnya hanyalah sekedar alat untuk memenuhi tuntutan yang ada. Berlomba menjadi yang terdepan, berpeluh demi sesuatu hal yang tidak diresapi esensinya. <em>It will left you nothing but pain, I think</em>. <em>And maybe the worst result of all this situation is dead</em>. Lihatlah, Joy Lobo, seorang mahasiswa tingkat akhir di universitas yang sama dengan 3 Idiots. Joy, awalnya penuh semangat menyelesaikan proyek akhirnya dalam membuat sebuah helikopter mini yang dilengkapi <em>wireless camera</em>. Namun, semangatnya lantas terkubur bersama keinginannya untuk hidup (ya, ia mati gantung diri di kamarnya  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/tears.gif' alt='(tears)' class='wp-smiley' /> ) akibat Virus yang tidak mengizinkannya untuk menyelesaikan proyeknya dan menyebutnya sebagai “unrealistic project”.</p>
<p><a href="http://lenidisini.files.wordpress.com/2010/02/3-idiots-3.png"><img class="alignleft" src="http://lenidisini.files.wordpress.com/2010/02/3-idiots-3.png?w=300" alt="" width="258" height="170" /></a>Situasi-situasi yang kurang lebih sama mungkin sering kita jumpai di sekitar kita. Cita-cita orang tua yang menggebu pada akhirnya mendamparkan anaknya di dalam dunia yang salah. Si anak mungkin memang mengikuti keinginan orang tuanya, tapi hatinya tidak dan jadilah kita menjumpai banyak mesin dalam kehidupan sehari-hari kita. Atau, sistem pendidikan yang sangat ketat, sistem penilaian yang membebani, tugas-tugas yang tidak aplikatif, tuntutan-tuntutan untuk mempelajari definisi dan bukannya aplikasi, cibiran terhadap proyek-proyek yang dilabeli “unrealistic” padahal sebenarnya bisa jadi “realistic” jika ditambah poin kerja keras dan <em>open-minded</em>, cara belajar yang selalu mengkonsumsi doktrin dan pada akhirnya menghasilkan lulusan-lulusan yang tidak mampu berpikir <em>out of the box</em>, prinsip hidup untuk mengejar kesuksesan dan bukannya kenikmatan di balik setiap proses yang dilalui. Ya, ya, ya… <em>normal life, so normal</em>… Itulah yang banyak kita temui di sekitar kita. Mau jujur mengakuinya atau tidak.</p>
<p>Tapi, di dalam film ini, Rancho, seorang pemuda biasa yang luar biasa berhasil memberikan pencerahan kepada beberapa orang di sekitarnya mengenai apa yang “salah” dari segala kenormalan hidup yang biasa kita jalani. Kata-katanya yang sangat saya sukai adalah ketika ia dipaksakan mengajar di sebuah kelas oleh Virus. Ia berkata seperti ini:</p>
<blockquote><p>“Anybody thought that today we will get something to learn new?</p>
<p>Everyone&#8217;s sunk in race</p>
<p>What&#8217;s the use if you come first studying like this?</p>
<p>Will you improve your knowledge? NO</p>
<p>Only pressure will increase</p>
<p>And this is a <strong>COLLEGE NOT a PRESSURE COOKER</strong></p>
<p>The lion in the circus also learns to sit on the chair fearing the whip held in his owner&#8217;s hand..</p>
<p>But we call such a lion as well trained, not <strong>WELL EDUCATED</strong>”</p></blockquote>
<p>Dan juga kata-katanya ketika ia mengomentari sistem penilaian (<em>grading</em>) di universitasnya:</p>
<blockquote><p>“Sir, is it compulsory to sit according to our ranks?</p>
<p>It&#8217;s like the caste-system, sir! A grade students-kings, C grade students-slaves! It&#8217;s not nice sir!</p>
<p>Results should not be put up on a notice board. Why should we exhibit someone&#8217;s weakness in front of all?</p>
<p>The thing is, <strong>GRADES CREATE DIVIDE</strong>”</p></blockquote>
<p>Segala hal yang dipikirkan Rancho akan pendidikan ada benarnya. Para orang tua, para penyelenggara sistem pendidikan, sudahkah kita berpikir seperti Rancho? Mendukung apa yang menjadi talenta dari anak-anak kita dan bukannya memaksakan kehendak kita pada buah hati kita? Membuat sebuah sistem pendidikan yang mencerahkan dan bukannya memicu tekanan/bullying terselubung? Jangan menutup mata, Indonesia. Sadar atau tidak disadari, sudah banyak korban dari sistem pendidikan yang seperti ini. Contoh nyata, saya mendapatkan cerita bahwa di sebuah fakultas Y di perguruan tinggi negeri X, hampir tiap tahun ada saja mahasiswa/i-nya yang “menghilang” baik secara resmi maupun tidak. Ada yang pernah saya dengar ceritanya, salah satu mahasiswa tersebut mengalami depresi jiwa yang cukup parah, karena beban kuliahnya yang cukup berat ditambah ia merasa tidak bisa bergabung dengan komunitas pergaulan di sekitarnya. Dan, masih banyak cerita lainnya yang mungkin tidak terekspos dan hanya disimpan rapat-rapat.</p>
<p>Mungkin, tempat pendidikan informal yang digagas Rancho di akhir cerita dapat dijadikan inspirasi bagaimana seharusnya sebuah pendidikan itu berbentuk dan membentuk seseorang menjadi semakin open-minded dan berdaya kreatifitas tinggi. Pendidikan yang berdasarkan passion. Pendidikan yang tidak mengacu pada definisi tetapi pada hal-hal yang aplikatif. Pendidikan yang dapat dilalui dengan menyenangkan, sama menyenangkannya seperti ketika kamu sedang memainkan game favorit kamu.</p>
<p>Di dunia yang penuh dengan formalitas dan kehendak akan standarisasi seperti saat ini, sepertinya sulit untuk mewujudkan pendidikan yang seperti itu. Hmm, bagaimana menurutmu?  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/thinking.gif' alt='(thinking)' class='wp-smiley' /> </p>
<p>* * *</p>
<p>PS: Postingan ini juga dipost di <a href="http://lenidisini.wordpress.com/2010/02/26/berkaca-mengenai-pendidikan-dari-3-idiots/" target="_blank">blog pribadi sayah</a></p>
</div>
Suci Lestarini Nurhayati (Leni).

Punya dua anak, dimari: http://indonesiaberprestasi.web.id juga dimari: http://ladangbuku.com

Mampir ya! ^^]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/02/27/berkaca-mengenai-pendidikan-dari-3-idiots/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>19</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Glee: Must Be Seen Serial!</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/02/26/glee-must-seen-serial/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/02/26/glee-must-seen-serial/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 26 Feb 2010 04:06:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>gegepoweranger</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[REVIEW]]></category>
		<category><![CDATA[MOVIE]]></category>
		<category><![CDATA[MUSIC]]></category>
		<category><![CDATA[SERIAL]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=346</guid>
		<description><![CDATA[Anda pecinta TV Serial? Pasti nya anda tidak boleh melewatkan satu serial terbaru dari Fox ini. Ya, ga baru-baru banget sih.. Pertama disiarkan di USA sana pada tanggal 19 Mei 2009, dan season pertama resmi dimulai 9 September 2009. Hingga saat ini penonton masih dibuat penasaran dengan kemunculan season 2 nya.. Katanya sih bulan April, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;">
<p><a href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/glee3.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-348" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/glee3-300x176.jpg" alt="" width="300" height="176" /></a></p>
<p>Anda pecinta TV Serial? Pasti nya anda tidak boleh melewatkan satu serial terbaru dari Fox ini. Ya, ga baru-baru banget sih.. Pertama disiarkan di USA sana pada tanggal 19 Mei 2009, dan season pertama resmi dimulai 9 September 2009. Hingga saat ini penonton masih dibuat penasaran dengan kemunculan season 2 nya.. Katanya sih bulan April, so, satu bulan lagi penantian kita akan berakhir!   <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/banana_rock.gif' alt='(banana_rock)' class='wp-smiley' />  . Untuk di Indonesia sendiri, sepengamatan saya, serial ini baru saja mulai diputar di Star World. Mungkin saat ini baru mencapai episode 9 or 8 dari 13 episode di season 1. Itu ga baru ya?  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/tongue_002.gif' alt='(tongue)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>Apa itu glee? <span id="more-346"></span></strong></p>
<p>Kalau anda googling, glee club itu adalah sebuah musical group. Nah, udah bisa mengira-ngira kan tentang apa serial glee ini? Yap. Alkisah di suatu Senior High School di USA terdapat sebuah glee club yang <em>dulunya</em> berjaya. Tapi karena satu dan lain hal, klub ini dipandang sebelah mata dan terpuruk. Seorang guru Bahasa Spanyol, Will Schuester (diperankan oleh Matthew Morrison) mengambil alih glee club dengan harapan dapat mengembalikan kejayaan klub tersebut. Ya, karena dipandang sebelah mata, saat perekrutan anggota baru, hanya siswa yang dipandang-sebelah-mata juga lah yang mendaftar. Namun seiring berjalan waktu, dengan usaha dari para anggota untuk menjuarai kompetisi regional, glee perlahan-lahan mulai bangkit dari kuburnya. *lebay   <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/drinking.gif' alt='(drinking)' class='wp-smiley' /> .</p>
<p>Konflik yang terjadi di sini juga macam-macam, dan lucu-lucu menurut saya  :-P. Mulai dari seorang pelatih Cheerleaders yang benci banget sama glee club karena menyaingi kepopuleran klub cheers nya, Cheerios, Sue Sylvester. Dia menjalankan semua cara supaya glee dibubarkan kembali. Ya, semua cara! Mulai dari memasukkan tiga anggota cheers nya ke dalam glee sebagai mata-mata, ngebocorin affair antara Will dan Emma Pillsbury (diperankan oleh Jayma Mays) kepada Terri Schuester (diperankan oleh Jessalyn Gilsig) istri Will, hingga menjadi wakil kepala glee bersama Will. Ada juga cinta segitiga antara Rachel Berry (diperankan oleh Lea Michele) salah satu anggota yang paling berbakat di glee, dengan Finn Hudson (diperankan oleh Cory Monteith) dan pacarnya, yang <em>KATANYA </em>mengandung anak Finn, Quinn Fabray. Soal anak di dalam kandungan Quinn, itu ternyata anaknya Noah Puckerman yang notabene adalah teman Finn di klub football, dan juga di glee! Seru kan?  (yahoo). Jangan lupa juga soal Mercedes yang suka sama Kurt, sebelum dia tau kalau Kurt adalah seorang gay. Dan fake-pregnancy nya Terri, yang berpura-pura hamil karena ga tega ngasih tau kebenaran nya ke Will yang terlanjur mengharu biru mengetahui kalau dia akan punya anak. Masih banyak konflik-konflik lain yang ada di glee. Yang pasti, serial ini very recommended banget buat kalian yang suka mengikuti tv serial, dan juga yang bosen nonton sinetron yang makin ke sini makin ga jelas.  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/doh.gif' alt='(doh)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><strong>The Awards</strong></p>
<p>glee sudah memenangi banyak awards sebelumnya, tapi tentunya, award yang paling bergengsi yang diterima adalah dari the <a title="Golden Globe Award" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Golden_Globe_Award">Golden Globe Award</a> for <a title="Golden Globe Award for Best Television Series – Musical or Comedy" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Golden_Globe_Award_for_Best_Television_Series_%E2%80%93_Musical_or_Comedy">Best Television Series &#8211; Musical or Comedy</a>, dan juga dinominasikan pada kategori <a title="Golden Globe Award for Best Actor – Television Series Musical or Comedy" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Golden_Globe_Award_for_Best_Actor_%E2%80%93_Television_Series_Musical_or_Comedy">Best Actor &#8211; Television Series Musical or Comedy</a> (Matthew Morrison), <a title="Golden Globe Award for Best Actress – Television Series Musical or Comedy" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Golden_Globe_Award_for_Best_Actress_%E2%80%93_Television_Series_Musical_or_Comedy">Best Actress &#8211; Television Series Musical or Comedy</a> (Lea Michele) dan <a title="Golden Globe Award for Best Supporting Actress – Series, Miniseries or Television Film" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Golden_Globe_Award_for_Best_Supporting_Actress_%E2%80%93_Series,_Miniseries_or_Television_Film">Best Supporting Actress – Series, Miniseries or Television Film</a> (Jane Lynch). Kemenangan glee di Golden Globe Award sempat membuat glee menjadi Trending Topic di Twitter untuk beberapa hari. Amazing doesnt it?</p>
<p><strong><a href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/glee1.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-349" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/glee1-300x206.jpg" alt="" width="300" height="206" /></a>Semua Bernyanyi</strong></p>
<p>Saya sendiri bukan penyuka serial/film musikal. Contohnya High School Musical, saya ga suka sama film buatan Disney ini, minat nengok dikit pun tidak. Tapi lain halnya di glee! Bintang-bintang nya benar-benar BISA NYANYI! Bayangkan, sang sutradara, <a title="Ryan Murphy (writer)" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ryan_Murphy_(writer)">Ryan Murphy</a>, <a title="Brad Falchuk" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Brad_Falchuk">Brad Falchuk</a>, <a title="Ian Brennan (writer)" href="http://en.wikipedia.org/wiki/Ian_Brennan_(writer)">Ian Brennan</a> hingga harus nongkrong di Broadway beberapa minggu untuk mencari pemeran yang tepat dan berkapabilitas tinggi. So, ga heran kalau mereka-mereka yang di glee ini benar-benar bisa nyanyi! Sikap apatis saya terhadap film-film musikal hilang total di glee. Saya jamin anda pasti  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/listening_music.gif' alt='(music)' class='wp-smiley' />  ria saat nonton serial ini <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/tongue.gif' alt=':-P' class='wp-smiley' /> </p>
<p>So, tertarik? Tidak? Cobalah sekali saja menonton. Pasti anda ga bisa berhenti nonton nya. Kecuali anda memang penikmat sinetron-sinetron Indonesia yang penuh dengan lirikan-lirikan maut artis nya, atau cerita yang bertele-tele ga selesai-selesai  <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/idiot.gif' alt='(idiot)' class='wp-smiley' />  . Masih ada sebulan untuk menghabiskan season pertama, sebelum season kedua dimulai bulan April. I personally have 5 episodes left on season 1.   <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/banana_cool.gif' alt='(banana_cool)' class='wp-smiley' /> .</p>
</div>
<div class="shortcode-show-avatar" style="float: left; margin-right: 10px;"><img alt='' src='http://0.gravatar.com/avatar/ec53251e1183096994f1601293fc940e?s=96&amp;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&amp;r=G' class='avatar avatar-96 photo' height='96' width='96' /></div> <p style="text-align: justify;">Penulis bernama lengkap <b>Gelar Pradipta Utama</b>.  Seorang mahasiswa yang menikmati hidup di dunia nyata dan dunia maya. For personal blog please visit <a href="http://gegepoweranger.wordpress.com">gegepoweranger's blog</a>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/02/26/glee-must-seen-serial/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>33</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

