<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>deBlogger &#187; TIPS</title>
	<atom:link href="http://deblogger.org/category/tips/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://deblogger.org</link>
	<description></description>
	<lastBuildDate>Wed, 16 May 2012 21:26:16 +0000</lastBuildDate>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.org/?v=3.3.2</generator>
		<item>
		<title>Setting Email Hostingan</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/09/13/setting-email-hostingan/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/09/13/setting-email-hostingan/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 13 Sep 2010 08:24:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>abdullah21</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[TIPS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=885</guid>
		<description><![CDATA[Setelah beberapa saat tidak menulis, pagi ini gw saya akan berbagi mengenai setting email hosting yang nantinya akan masuk ke email gratisan pula. memiliki email yang berhosting, tidak seperti layaknya email public yang umum digunakan, misalnya *@yahoo.com dan *@gmail.com merupakan sebuah nilai tersendiri. karena anda ibarat memiliki rumah sendiri, enggak numpang..hhe. nah gimana punya rumah [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify;">Setelah beberapa saat tidak menulis, pagi ini gw saya akan berbagi mengenai setting email hosting yang nantinya akan masuk ke email gratisan pula. memiliki email yang berhosting, tidak seperti layaknya email public yang umum digunakan, misalnya <a href="mailto:*@yahoo.com dan *@gmail.com">*@yahoo.com dan *@gmail.com</a> merupakan sebuah nilai tersendiri. karena anda ibarat memiliki rumah sendiri, enggak numpang..hhe. nah gimana punya rumah tapi tak mengeluarkan uang sepeserpun. begini caranya:</p>
<p style="text-align: justify;">1. pastikan anda telah memiliki domain dan hosting. misalnya, domain saya abdullah.cz.cc dan hosting di salah satu perusahaan webhosting *<em>nama perusahaan disamarkan, sebut saja bunga</em> <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/lol.gif' alt='(rofl)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">2. <em><strong>login</strong></em> ke hosting dengan <em>cpanel</em> dan masuk ke menu <em><strong>email account</strong></em>. kemudian, isilah data-data yang telah disediakan<a href="http://abdullah21.cz.cc/wp-content/uploads/2010/09/emailhostingdaftar.png"><img style="float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; border: 0px;" src="http://abdullah21.cz.cc/wp-content/uploads/2010/09/emailhostingdaftar_thumb.png" border="0" alt="emailhostingdaftar" width="384" height="284" /></a></p>
<p style="text-align: justify;"><span id="more-885"></span></p>
<p style="text-align: justify;">3. setelah account email berhasil dibuat, maka email akan terlihat di account dan domain..*<em><span style="text-decoration: line-through;">seperti gambar diatas</span></em>. kemudian klik <em><strong>more</strong></em> dan pilih <em><strong>access webmail</strong></em></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://abdullah21.cz.cc/wp-content/uploads/2010/09/emailhosting.png"><img style="float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; border: 0px;" src="http://abdullah21.cz.cc/wp-content/uploads/2010/09/emailhosting_thumb.png" border="0" alt="emailhosting" width="384" height="284" /></a>4.  masuk ke menu webmail, anda akan disuguhkan tampilan seperti diatas ini. langkah selanjutnya, klik <strong><em>forwarding options</em></strong></p>
<p style="text-align: justify;"><a href="http://abdullah21.cz.cc/wp-content/uploads/2010/09/emailhostingforward.png"><img style="float: none; margin-left: auto; margin-right: auto; border: 0px;" src="http://abdullah21.cz.cc/wp-content/uploads/2010/09/emailhostingforward_thumb.png" border="0" alt="emailhostingforward" width="384" height="284" /></a>5. langkah selanjutnya ialah mengisi alamat email yang akan dituju. sehingga nantinya email yang masuk ke email domain anda akan diteruskan ke email yang anda masukan. misalnya, ketika ada yang kirim email ke <a href="mailto:japri@abdullah21.cz.cc">japri@abdullah21.cz.cc</a> maka secara otomatis pesannya diteruskan ke email yang saya telah masukan</p>
<p style="text-align: justify;">ok guys, selamat mencoba. teori akan menjadi hiasan belaka jika tidak diaplikasikan. selamat bersenang-senang <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/smile.gif' alt=':D' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify;">reference: cpanel documentations</p>
<p style="text-align: justify;">**Tulisan ini juga dapat dijumpai <a title="email hostingan" href="http://bit.ly/bwsjJd" target="_self">disini </a></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/09/13/setting-email-hostingan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Ayo Bergabung, Ayo Berbagi</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/04/28/ayo-bergabung-ayo-berbagi/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/04/28/ayo-bergabung-ayo-berbagi/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 28 Apr 2010 02:51:51 +0000</pubDate>
		<dc:creator>indobrad</dc:creator>
				<category><![CDATA[KOMUNITAS]]></category>
		<category><![CDATA[TIPS]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=544</guid>
		<description><![CDATA[Bagi Anda yang sedang mengunjungi portal ini, mungkin Anda sudah mendapatkan gambaran sedikit mengenai deBlogger, tulisan-tulisannya, dan beragam aktivitasnya. Lalu selanjutnya bagaimana? Meski kami sangat menikmati gegap-gempita ngeblog dengan teman-teman yang asyik, tetap ada sesuatu yang kurang. Sesuatu itu adalah Anda. Dengan Anda, kami akan semakin memperkaya inspirasi. Dengan Anda, kami akan memperkaya persahabatan. Dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;">Bagi Anda yang sedang mengunjungi portal ini, mungkin Anda sudah mendapatkan gambaran sedikit mengenai deBlogger, tulisan-tulisannya, dan beragam aktivitasnya. Lalu selanjutnya bagaimana?<br />
<a class="highslide" onclick="return vz.expand(this)" href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/04/All-dB.png"><img src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/04/All-dB.png" alt="" title="All dB" width="550" height="231" class="aligncenter size-full wp-image-551" /></a></p>
<p>Meski kami sangat menikmati gegap-gempita ngeblog dengan teman-teman yang asyik, tetap ada sesuatu yang kurang. Sesuatu itu adalah Anda. Dengan Anda, kami akan semakin memperkaya inspirasi. Dengan Anda, kami akan memperkaya persahabatan. Dengan Anda, kami akan semakin terpacu berbuat kebaikan bagi dunia kita.</p>
<p>Sebagai pengunjung yang belum pernah bertemu muka, Anda tentu bertanya-tanya:</p>
<blockquote><p>1. Para &#8220;penggila&#8221; deBlogger itu kebanyakan mahasiswa, pelajar, atau sudah bekerja?</p>
<p>2. Berapa kisaran usia para anggota deBlogger?</p>
<p>3. Kira-kira kalau kopdar, ngapain aja?</p>
<p>4. Jangan-jangan ntar gak nyambung lagi ngobrolnya sama saya?</p>
<p>5. Eh, tapi bisa jualan juga gak?</p></blockquote>
<p>Semua pertanyaan itu wajar bukan? Ketika kita hendak membuka diri terhadap teman baru, kita mengukur level kita sendiri dan membandingkannya dengan orang tersebut. Istilah kerennya <em>&#8220;sizing up&#8221;</em>. Akan tetapi, ketiadaan faktor bertemu muka itulah yang umumnya membuat kita mundur selangkah dalam bertemu teman baru.</p>
<p>Nah sekarang coba Anda selami sudut pandang pikiran kami. Emangnya Anda pikir kami gak <em>nervous</em> kalo kenalan sama Anda?</p>
<blockquote><p><em>&#8220;Eh kira-kira baju gue pas gak ya buat kopdaran nanti? Dia suka gak ya sama kaos seragam kita?&#8221;</em></p>
<p><em>&#8220;Jangan-jangan ntar dia merasa dicuekin lagi kalo kita ngobrolnya gak nyambung&#8221;</em></p></blockquote>
<p><em>You see</em>, kita semua mempunyai keraguan macam itu. Dan kalau dipikir-pikir lagi, semua keraguan itu tidak perlu ada, bukan?! Karena itu dengan ini kami mengajak Anda untuk meruntuhkan berbagai benteng pemikiran yang berkecamuk, lalu bergabung dengan kami. Tanpa syarat apa pun <em>(eh ada sih, yaitu punya blog)</em>. Kalau pun Anda belum mengerti asyiknya blogging, jangan kuatir. Ada banyak teman di sini yang siap sharing dengan Anda. Lalu jangan takut kehabisan ide atau cerita untuk berbagi, karena semakin banyak kita berbagi, semakin banyak pula yang kita dapatkan, dan itu semua bisa kita pakai untuk berbagi lagi.</p>
<p>Sekarang form registrasinya diisi dulu ya:</p>
<p><a href="../wp-login.php?action=register" target="_blank">http://deblogger.org/wp-login.php?action=register</a></div>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/04/28/ayo-bergabung-ayo-berbagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>14</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Jejaring Sosial dan 4 Tips Sederhana Bagi Para Orang Tua</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/03/05/jejaring-sosial-dan-4-tips-sederhana-bagi-para-orang-tua/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/03/05/jejaring-sosial-dan-4-tips-sederhana-bagi-para-orang-tua/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 05 Mar 2010 00:00:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramadoni</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[TIPS]]></category>
		<category><![CDATA[anak-anak]]></category>
		<category><![CDATA[facebook]]></category>
		<category><![CDATA[internet]]></category>
		<category><![CDATA[internet sehat]]></category>
		<category><![CDATA[orangtua]]></category>
		<category><![CDATA[rpmkonten]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=331</guid>
		<description><![CDATA[Cukup membuat saya sedikit tersenyum melihat berita yang seakan tak kunjung reda seputar Facebook yang memakan korban anak remaja dan beberapa kasus turunannya, yang juga seakan-akan ingin menyampaikan pesan bahwa internet bukan sebuah media yang positif (lihat saja, hampir gak ada dampak positif internet yang dipublikasikan media TV khususnya saluran berita). Mengapa tersenyum?? pertama karena [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/social-networking-sites.png"><img class="alignleft size-full wp-image-343" title="social-networking-sites" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/social-networking-sites.png" alt="" width="253" height="253" /></a>Cukup membuat saya sedikit tersenyum melihat berita yang seakan tak kunjung reda seputar Facebook yang memakan korban anak remaja dan beberapa kasus turunannya, yang juga seakan-akan ingin menyampaikan pesan bahwa internet bukan sebuah media yang positif (lihat saja, hampir gak ada dampak positif internet yang dipublikasikan media TV khususnya saluran berita).</p>
<p>Mengapa tersenyum?? <strong>pertama</strong> karena sampai sekarang saya juga belum mengerti apa tujuan dari stasiun televisi yang menggembar-gemborkan berita yang tidak seimbang ini, <strong>kedua</strong> karena ini merupakan bukti bahwa dunia internet sudah sedemikian rupa membawa pengaruh yang nyata kepada kehidupan masyarakat luas di Indonesia hanya sayangnya kenapa hanya pengaruh negatif yang diangkat ke publik, <strong>ketiga</strong> karena semakin di-<em>blowup </em>nya berita-berita mengenai kasus sejenis maka semakin terlihat bahwa ada pola asuh/pendidikan yang salah yang diterapkan oleh sekolah sebagai lembaga pendidikan dan oleh orangtua sebagai individu yang pertama kali membentuk karakter dan nilai serta norma yang dipegang oleh anak-anak (dalam hal ini anak-anaknya sebagai korban dan pelaku), sehingga kasus-kasus seperti ini bisa terjadi.<span id="more-331"></span></p>
<p>Maka dalam tulisan kali ini saya akan mencoba memberikan beberapa cara yang bisa diterapkan oleh sekolah dan orang tua dalam mendidik anak-anaknya supaya terhindar dari perilaku negatif yang secara &#8220;kebetulan&#8221; difasilitasi oleh media jejaring sosial seperti Facebook (masih ada yg lain seperti twitter, plurk, dll):</p>
<ol>
<li><strong>Buatlah akun di media yang sama</strong>, ya karena jaman sudah berubah, bukan jamannya lagi kita melarang penggunaan media-media yang sebetulnya juga membawa dampak positif yang besar terhadap kehidupan penggunanya (bila digunakan dengan benar dan wajar).</li>
<li><strong>Jadilah teman anak-anak Anda di media yang sama</strong>, dengan Anda menjadi temannya secara langsung Anda juga bisa mengawasi apapun yang dilakukannya di media tersebut, atau bahkan Anda bisa menjalin komunikasi yang mungkin selama ini terhambat (bila Anda termasuk orangtua yang terlalu sibuk dengan pekerjaan Anda). Dan bagi pihak sekolah, dengan mewajibkan seluruh siswanya yg memiliki akun fesbuk menjadi teman dari akun sekolah akan menjadikan &#8220;rem&#8221; tersendiri bagi siswa untuk melakukan hal-hal negatif di media tersebut.</li>
<li><strong>Gunakan media tersebut sebagai salah satu sarana pembelajaran</strong>, bukan tidak mungkin di jaman seperti sekarang ini seorang guru memberikan tugas dalam bentuk apapun melalui media jejaring sosial (membuat siswa/anak Anda menjadi sibuk menggunakan media tersebut untuk melakukan tugas yang Anda berikan, tanpa membuat mereka merasa terbebani karena pada dasarnya media ini telah mereka senangi sebelumnya), karena begitu lengkapnya fitur jejaring sosial mulai dari mengupload gambar, membuat catatan, dll.</li>
<li><strong>Belajarlah menerima perubahan jaman</strong>, khususnya dalam dunia teknologi informasi karena saat ini begitu banyak media jejaring sosial bermunculan dan pola komunikasi pun telah berubah, sekarang gak hanya sms atau telepon, tapi twitter, FB, dan media2 online lain sudah bisa digunakan sebagai fasilitas <em>janjian </em>yang tampaknya belum terjamah oleh mayoritas orangtua untuk memantau anaknya. Oleh karena itu teruslah belajar mengenai perkembangan teknologi informasi, demi kebaikan siswa/anak Anda.</li>
</ol>
<p>semoga beberapa tips sederhana di atas menggugah para orangtua untuk mencari tahu dan belajar mengenai perkembangan teknologi informasi yang sebenarnya dibuat dan diciptakan untuk memudahkan urusan manusia, namun kita juga harus sadar segala sesuatu juga memiliki dampak negatif, dan pelarangan ataupun pemblokiran bukanlah satu-satunya jalan keluar untuk mengawasi Anak/siswa Anda, namun pendekatan yang tepatlah yang sebetulnya lebih efektif dalam mengawasi mereka.</p>
<p>PS: tulisan ini sebelumnya dipublikasi di <a href="http://www.ramadoni.com/2010/02/jejaring-sosial-dan-4-tips-sederhana-bagi-para-orang-tua/">blog pribadi</a> penulis</p>
<div class="shortcode-show-avatar" style="float: left; margin-right: 10px;"><img alt='' src='http://1.gravatar.com/avatar/1d41eedeb6b2dd0a21b95881dd60baa5?s=96&amp;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&amp;r=G' class='avatar avatar-96 photo' height='96' width='96' /></div> <p style="text-align: justify;">Ferdias Ramadoni, Direktur Marketing dari <a href="http://biangweb.com">BiangWeb</a> dan merupakan pengasuh blog <a href="http://ramadoni.com">Ramadoni.com</a>, Seorang WebDeveloper dan Entrepreneur muda yang senantiasa ingin berbagi dengan lingkungan sekitar di setiap kesempatan yang ada, jangan ragu untuk menghubunginya di email f.ramadoni@gmail.com]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/03/05/jejaring-sosial-dan-4-tips-sederhana-bagi-para-orang-tua/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>7</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Kartu Nama Blogger</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/02/22/kartu-nama-blogger/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/02/22/kartu-nama-blogger/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 22 Feb 2010 05:03:16 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhodie</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[TIPS]]></category>
		<category><![CDATA[blogger]]></category>
		<category><![CDATA[kartu nama]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=308</guid>
		<description><![CDATA[Kartu nama mungkin sudah menjadi sebuah kebutuhan baru bagi seorang blogger saat ini.  Selain untuk menunjukkan identitas pribadi pemiliknya, kartu nama dapat menjadi media baru seorang blogger untuk narsis (who doesn’t?). Nah selama bertemu dengan banyak blogger dari berbagai latar belakang, saya menemui disain khas kartu nama masing-masing yang secara tidak langsung menggambarkan karakter blogger [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/Kartu-Nama.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-309" title="Kartu Nama" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/Kartu-Nama.jpg" alt="" width="535" height="401" /></a></p>
<div style="text-align: justify;">
<p>Kartu nama mungkin sudah menjadi sebuah kebutuhan baru bagi seorang blogger saat ini.  Selain untuk menunjukkan identitas pribadi pemiliknya, kartu nama dapat menjadi media baru seorang blogger untuk narsis (<em>who doesn’t?</em>). Nah selama bertemu dengan banyak blogger dari berbagai latar belakang, saya menemui disain khas kartu nama masing-masing yang secara tidak langsung menggambarkan karakter blogger tersebut.</p>
<p><em>Based on </em>gambar di atas, ada blogger yang masih menggunakan kartu nama <strong>profesi</strong>, kartu nama <strong>komunitas</strong>, atau kartu nama <strong>blogger</strong>. Yang terakhir ini nampaknya mantap sebagai seorang blogger.</p>
<p><strong>Sudahkah kamu memiliki kartu nama blogger sendiri? <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/fingerscrossed.gif' alt='(goodluck)' class='wp-smiley' /> <br />
</strong></p>
</div>
<div class="shortcode-show-avatar" style="float: left; margin-right: 10px;"><img alt='' src='http://0.gravatar.com/avatar/67d5017c8ed03f23f03d5d78fcac1d29?s=96&amp;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&amp;r=G' class='avatar avatar-96 photo' height='96' width='96' /></div> <p style="text-align: justify;">Penulis bernama lengkap <b>Dodi Mulyana</b>. Seorang <i>engineer</i> yang mencintai dunia blogging dengan segenap hiruk pikuknya. Baginya ngeblog adalah jiwanya. Blog pribadi penulis dapat diikuti di <a href="http://dhodie.com">Dhodie Weblog</a> dan project #365Shots-nya di <a href="http://dhodie.posterous.com">Dhodie Photoblog</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/02/22/kartu-nama-blogger/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Yakin Website Usaha Anda Sudah Efektif ?</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/02/19/yakin-website-usaha-anda-sudah-efektif/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/02/19/yakin-website-usaha-anda-sudah-efektif/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 19 Feb 2010 00:28:57 +0000</pubDate>
		<dc:creator>ramadoni</dc:creator>
				<category><![CDATA[ARTIKEL]]></category>
		<category><![CDATA[TIPS]]></category>
		<category><![CDATA[marketing]]></category>
		<category><![CDATA[online marketing]]></category>
		<category><![CDATA[pemasaran]]></category>
		<category><![CDATA[UKM]]></category>
		<category><![CDATA[website]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=249</guid>
		<description><![CDATA[Semakin ke sini dunia perekonomian makin dekat dengan dunia IT, tidak hanya pengusaha-pengsuaha dari perusahaan besar yang menggunakan media internet sebagai salah satu sarana promosi mereka akan tetapi para pengusaha kategori UKM pun tak kalah melihat peluang media internet sebagai sarana untuk mempromosikan produk-produk mereka. Namun pertanyaannya adalah sejauh mana efektifitas sebuah website bagi para [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Semakin ke sini dunia perekonomian makin dekat dengan dunia IT, tidak hanya pengusaha-pengsuaha dari perusahaan besar yang menggunakan media internet sebagai salah satu sarana promosi mereka akan tetapi para pengusaha kategori UKM pun tak kalah melihat peluang media internet sebagai sarana untuk mempromosikan produk-produk mereka.</p>
<p>Namun pertanyaannya adalah sejauh mana efektifitas sebuah website bagi para pelaku UKM dalam mendongkrak angka penjualan mereka? <span id="more-249"></span>sudahkah mereka rajin mengupdate websitenya? atau bahkan apakah ada yang kepikiran bahwa setelah punya website maka lengkap sudah usaha promosi, tanpa harus rajin-rajin nengokin lagi websitenya di kemudian hari?<a href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/e-commerce.jpg"><img class="aligncenter size-medium wp-image-250" title="e-commerce" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/e-commerce-300x224.jpg" alt="" width="300" height="224" /></a></p>
<p>kali ini saya akan mencoba untuk membahas sejauh mana tindakan yang diperlukan oleh para pengusaha UKM yang sudah mempunyai website atau bahkan yang baru ingin memilikinya untuk meningkatkan efektifitas media online tersebut, karena seperti halnya media online yang lain website pun perlu di <em>maintain </em>dan di<em>update </em>secara berkala dan konsisten selama usahanya memang masih berjalan.<!--more--></p>
<p>Entah kenapa saya sekarang lebih suka memberikan pembahasan berupa poin-poin bukan berupa narasi yang terdiri dari banyak kata dalam satu paragraf yang cukup membuat jenuh, bahkan sebelum membacanya, hehe.. berikut ini poin-poin yang saya maksud:</p>
<ul>
<li><strong>Senantiasa ceritakan pengalaman Anda</strong>, pengalaman di sini adalah pengalaman Anda dalam menjalankan usaha Anda tentunya. Dan biasanya cerita pengalaman menarik ini ada di dalam sesi &#8220;blog&#8221; pada website usaha Anda, mengapa begitu penting? karena dengan cara ini akan terbangun suasana saling terbuka dan lebih mendekatkan usaha Anda kepada klien.</li>
<li><strong>Sering-sering berikan info bermanfaat</strong>, karena tidak sedikit orang yang awalnya hanya mencari informasi eh ternyata tertarik untuk membeli di tempat kita, karena mereka merasa bahwa usaha/produk kita bermanfaat untuk hidup mereka.</li>
<li><strong>Bangun komunikasi 2 arah</strong>, dengan cara mengaktifkan fitur komentar di dalam website usaha Anda. Karena unsur terpenting dari marketing adalah komunikasi yang terjalin antara produsen dan konsumen sehingga pesan yang ingin disampaikan pun tidak meleset dan tepat sasaran.</li>
<li><strong>Mempromosikan website kita dimanapun berada</strong>, tapi jangan disalah artikan dengan nyepam ya, karena yang saya maksud di sini adalah mempromosikan di saat dan di tempat yang wajar, contohnya bila ikut dalam diskusi online apa salahnya meninggalkan URL website kita di akhir pendapat kita dalam forum tersebut (ingat ya URL hanya sebagai pelengkap, intinya adalah peran aktif kita dalam diskusi online-nya).</li>
<li><strong>Jangan takut dengan cibiran online</strong>, dalam dunia usaha tentunya ada kompetitor yang kadang kala ada di antara mereka yang tidak bisa senang melihat kita sukses dan biasanya akan menyerang kita melalui media komunikasi 2 arah yang kita bangun, namun kita tak perlu takut karena itulah poin penting dalam strategi marketing terkini, yaitu kita bisa menunjukkan kepada pengunjung lain bagaimana kesungguhan kita dalam menanggapi komentar atau bahkan cemoohan yang dialamatkan kepada usaha/bisnis kita. Yang terpenting adalah hadapi dan jawab sesuai fakta yang ada dengan cara-cara yang baik dan terpelajar (jangan memakai emosi dalam menjawab cemoohan pihak lain).</li>
</ul>
<p>Mudah-mudahan sedikit informasi di atas dapat bermanfaat bagi para pengusaha yang sebenarnya sudah mengambil keputusan yang tepat dengan memanfaatkan media online dalam mempromosikan produknya masing-masing.</p>
<div class="shortcode-show-avatar" style="float: left; margin-right: 10px;"><img alt='' src='http://1.gravatar.com/avatar/1d41eedeb6b2dd0a21b95881dd60baa5?s=96&amp;d=http%3A%2F%2F1.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&amp;r=G' class='avatar avatar-96 photo' height='96' width='96' /></div> <p style="text-align: justify;">Ferdias Ramadoni, Direktur Marketing dari <a href="http://biangweb.com">BiangWeb</a> dan merupakan pengasuh blog <a href="http://ramadoni.com">Ramadoni.com</a>, Seorang WebDeveloper dan Entrepreneur muda yang senantiasa ingin berbagi dengan lingkungan sekitar di setiap kesempatan yang ada, jangan ragu untuk menghubunginya di email f.ramadoni@gmail.com]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/02/19/yakin-website-usaha-anda-sudah-efektif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>10</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>[dot] ID&#8230;? Kenapa Tidak&#8230;.!?</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/02/16/dot-id-kenapa-tidak/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/02/16/dot-id-kenapa-tidak/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Feb 2010 12:34:55 +0000</pubDate>
		<dc:creator>andri</dc:creator>
				<category><![CDATA[TIPS]]></category>
		<category><![CDATA[cara mendaftarkan domain .id]]></category>
		<category><![CDATA[deBlogger]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=235</guid>
		<description><![CDATA[Duh maaf&#8230; dari pagi ngga sempet nulis, baik di blog saya yang ngga ngetrend itu, maupun di portal yang solid ini, kebetulan hari ini sibuk nggak karuan *alesan* akhirnya sepulang kerja baru sempet buka portal ini lagi. Oke, karena beberapa hari yang lalu saya baru saja mendaftarkan tld (top level domain) .id maka sekalian aja [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="text-align: justify"><a href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/pandi.or_.id_.gif"><img class="alignleft size-full wp-image-236" style="margin: 5px" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/pandi.or_.id_.gif" alt="pandi.or.id" width="180" height="230" /></a>Duh maaf&#8230; dari pagi ngga sempet nulis, baik di <a title="Jangan Di KLIK...!!!" href="http://a.ndri.info" target="_blank">blog saya yang ngga ngetrend itu</a>, maupun di <a title="Komunitas Blogger Depok" href="http://deblogger.org" target="_blank">portal yang solid ini</a>, kebetulan hari ini sibuk nggak karuan  <em>*alesan*</em> <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/unsure_002.gif' alt='(unsure)' class='wp-smiley' /> akhirnya sepulang kerja baru sempet buka portal ini lagi.</p>
<p style="text-align: justify">Oke, karena beberapa hari yang lalu saya baru saja mendaftarkan <a title="Ranah = Domain" href="http://ranah.web.id" target="_blank">tld <em>(top level domain)</em> .id</a> maka sekalian aja saya tulis disini.</p>
<p style="text-align: justify">Rumor bahwa pendaftaran <a title="situs pengelola alamat domain Indonesia" href="http://www.pandi.or.id/" target="_blank">ranah / domain .id</a> lebih susah, bertele-tele atau menyulitkan pendaftar sekarang sudah tidak lagi ada, karena semuanya sudah serba elektronik sekarang. Menurut pengalaman saya, hanya dibutuhkan waktu kurang dari satu hari untuk dapat melengkapi proses pendaftaran ranah hingga aktif. Bahkan pelayanan pandi sepertinya 24 jam karena pagi tadi saya transfer melalui m-banking sekitar pukul 02:30, sekitar pukul 02:50 domain sudah aktif, waktu efektif yang dibutuhkan untuk mendaftarpun sebenarnya cukup singkat.</p>
<p style="text-align: justify">Berikut ini langkah-langkahnya :<span id="more-235"></span></p>
<ol>
<li>Daftar akun di <a href="https://register.pandi.or.id/registrant?navigation=tambah" target="_blank">Halaman Register</a></li>
<li>Isi data-data dengan benar</li>
<li>Konfirmasi email</li>
<li>Login</li>
<li>Check Ranah dengan menggunakan <a href="https://register.pandi.or.id/domain?navigation=check" target="_blank">Whois  Service</a></li>
<li>Apabila ranah masih tersedia, klik tombol register</li>
<li>Periksa <a title="Persyaratan dan biaya nama domain" href="http://www.pandi.or.id/persyaratan-dan-biaya-2/">Persyaratan dan Biaya</a></li>
<li>Unggah persyaratan melalui <a href="https://register.pandi.or.id/main?navigation=forward&amp;url=document&amp;menu_category=1" target="_blank">Document  Management</a></li>
<li>Invoice dibuat dan dikirim ke email kita</li>
<li>Transfer</li>
<li>Konfirmasi melalui <a href="https://register.pandi.or.id/invoice?navigation=search&amp;invoice_status=0" target="_blank">Confirm  Payment</a></li>
<li>Ranah anda aktif&#8230;!!!</li>
</ol>
<p style="text-align: justify"><strong>Singkat bukan&#8230;? Jadi&#8230; apakah anda siap menggunakan .ID sebagai ID anda&#8230;???</strong> <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/evil_grin.gif' alt='(evil_grin)' class='wp-smiley' /> </p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #888888"><em>____________</em></span></p>
<p style="text-align: justify"><span style="color: #888888"><em>gambar diambil dari http://www.pandi.or.id</em></span></p>
<div class="shortcode-show-avatar" style="float: right; margin-left: 10px;"><img alt='' src='http://0.gravatar.com/avatar/06d8afdcce91558fbfdaedfea8e3e4c5?s=96&amp;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&amp;r=G' class='avatar avatar-96 photo' height='96' width='96' /></div> <p style="text-align: justify;"><b>Andri Nawawi | </b><a href="http://a.ndri.info">Blogger</a>, <a href="http://ranah.web.id">SysAdmin</a>, <a href="http://andriy.sourceforge.net">Pembuat Program</a>, <a href="http://ilmukomputer.org/author/duabelas/">Pengajar</a> dan <a href="http://forum.linux.or.id/memberlist.php?mode=viewprofile&u=12731">Penuntut Ilmu</a><br><br> 3 Kota yang dicintainya : Yogyakarta, Bogor, Depok</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/02/16/dot-id-kenapa-tidak/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>20</slash:comments>
		</item>
		<item>
		<title>Lima Alasan Berhenti Ngeblog</title>
		<link>http://deblogger.org/2010/02/15/lima-alasan-berhenti-ngeblog/</link>
		<comments>http://deblogger.org/2010/02/15/lima-alasan-berhenti-ngeblog/#comments</comments>
		<pubDate>Mon, 15 Feb 2010 02:55:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>dhodie</dc:creator>
				<category><![CDATA[TIPS]]></category>
		<category><![CDATA[niche]]></category>
		<category><![CDATA[tips ngeblog]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://deblogger.org/?p=203</guid>
		<description><![CDATA[Awalnya, kegiatan ngeblog berkembang dari sebuah hobi menulis di internet. Kemudian, seiring diversifikasi latar belakang blogger, tujuan ngeblog pun berkembang. Beberapa orang menjadikan blog sebagai cara untuk mengemukakan pandangan-pandangan terhadap sebuah topik yang berkembang, sementara yang lain merasa ngeblog bisa menjadi sumber penghasilan. Hal terbaik dari ngeblog adalah kita bisa menulis topik apa pun yang [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<div style="text-align: justify;"><a href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/Berhenti-fuchihablogspot.com_.jpg"><img class="alignleft size-medium wp-image-204" title="Berhenti" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/Berhenti-fuchihablogspot.com_-300x201.jpg" alt="" width="150" height="100" /></a>Awalnya, kegiatan ngeblog berkembang dari sebuah hobi menulis di internet. Kemudian, seiring diversifikasi latar belakang blogger, tujuan ngeblog pun berkembang. Beberapa orang menjadikan blog sebagai cara untuk mengemukakan pandangan-pandangan terhadap sebuah topik yang berkembang, sementara yang lain merasa ngeblog bisa menjadi sumber penghasilan. Hal terbaik dari ngeblog adalah kita bisa menulis topik apa pun yang kita inginkan—<strong>tanpa batas</strong>! Tetapi tidak semua orang mampu mempertahankan kebiasaan baik ini. Hal ini terjadi karena banyak sekali hambatan yang dialami oleh mereka, ketika di awal-awal ngeblog.</div>
<div style="text-align: justify;">Berikut ini adalah lima alasan mengapa blogger berhenti ngeblog:<span id="more-203"></span></div>
<div style="text-align: justify;"><strong>1. Tidak Tertarik Ngeblog</strong><br />
Banyak blogger mengawali kegiatan ngeblognya karena mendengar ngeblog itu menyenangkan. Tentu tidak ada salahnya mencoba sesuatu yang menyenangkan. Biasanya, orang-orang ini tidak tau apa yang mereka ingin lakukan di blog. Sehingga mereka akan berpikir keras untuk mengisi blog mereka yang pada akhirnya justru akan membebani mereka. Ketika sesuatu sudah dijadikan beban, biasanya orang akan berhenti untuk meneruskannya. Dan memang benar kita seharusnya berhenti ketika kita tidak menyukai kegiatan ngeblog.</div>
<div style="text-align: justify;">
<p><strong>2. Tematik Yang Kurang Tepat</strong><br />
Tematik (<em>niche</em>) merupakan bahasan/topik khusus yang dikupas dalam sebuah blog (bisa berupa teknologi, wisata, kuliner, perjalanan, curhat dll). <em>Niche</em> merupakan hal yang esensial untuk menjaga eksistensi sebuah blog. Ketika blog ditemukan tanpa <em>niche </em>apapun, esensi sebuah blog pun akan hilang. Banyak blogger yang sengaja menghindar dari <em>niche </em>utama mereka. Mereka menemukan bahwa menulis <em>niche </em>mereka (sesuai dengan bidang dan keahlian) akan menjadikannya kegiatan yang menghabiskan energi dan waktu.</p>
<p>Poin utama di sini adalah bereksperimen lah dengan banyak <em>niche </em>yang berbeda. Ketika menemukan <em>niche </em>yang paling nyaman, jadikan itu sebagai <em>niche </em>kita. Dalam hal ini, sangat disarankan untuk menggunakan terlebih dahulu platform gratisan seperti blogspot dan wordpress sebagai eksperimen.</p>
<p><strong>3. Banyak Faktor Pengganggu</strong><br />
Akhir-akhir ini, banyak blogger yang sulit untuk fokus ngeblog ketika banyak <em>social media </em>yang ditawarkan di internet. Blogger biasanya ketagihan dengan komputer dan menghabiskan waktu mereka untuk aktivitas yang tidak produktif seperti main <em>game </em>atau berselancar di jejaring sosial dan mikroblog. Situs-situs jejaring sosial memang penting untuk mempromosikan blog kita, tetapi harus ada batasan waktu untuknya. Banyak blogger mengakui bahwa mereka <em>addicted </em>dengan facebook, twitter, atau plurk.</p>
<p>Menurut saya, seseorang harus menyeimbangkan waktu yang digunakan untuk ngeblog dan ber-<em>social network </em>karena keduanya sangat penting untuk pertumbuhan blog mereka sendiri.</p>
<p><strong>4. Tidak Mendapat Apa yang Diimpikan</strong><br />
Banyak orang ngeblog dikarenakan mereka berfikir blog dapat menjadi sumber penghasilan. Dan banyak juga blogger yang awalnya tidak atau berhenti bekerja karena ngeblog. Seorang blogger yang sukses belum tentu yang paling banyak menghasilkan uang karenanya. <strong><em>Ngeblog yang baik tidak menjamin penghasilan yang baik</em></strong>. <em>Kesabaran merupakan kunci</em>. Kita tidak bisa berharap blog kita langsung menghasilkan berjuta-juta uang setiap bulannya. Sebuah blog baru bisa menghasilkan uang ketika mendapat trafik yang signifikan ataupun reputasi yang baik. Di sini konsistensi diperlukan. Dengan mengupdate blog secara konsisten, penghasilan yang didapat pun akan meningkat seiring waktu berjalan.</p>
<p><strong>5. Tidak Ada Umpan Balik</strong><br />
<em>Blogger juga manusia! </em>Mereka tetap butuh apresiasi atas jerih payah yang mereka lakukan. Penghargaannya bisa dalam bentuk <em>social bookmark, retweet, </em>atau pun komentar. <strong><em>Bentuk penghargaan terbaik adalah komentar</em></strong>, karena seseorang biasanya mencari komentar positif tentang postingan mereka.</p>
<p>Yang kurang diperhatikan oleh blogger pemula adalah ada kemungkinan postingan kita tidak mendapat satu pun komentar! Dan hal ini lah yang bisa melemahkan semangat mereka. Dan pada akhirnya berhenti ngeblog.</p>
<p><strong>Berikut ini adalah beberapa tips terkait yang bisa saya bagi agar kegiatan ngeblog kita menjadi menyenangkan:</strong></p>
<ol>
<li> <strong><em>Ingat bahwa ngeblog adalah sarana berbagi</em></strong>. Tidak ada yang lebih menyenangkan ketimbang berbagi dengan orang lain tentang informasi/pengetahuan/pengalaman yang kita miliki. Bukankah orang yang paling baik di mata Allah adalah orang yang paling bermanfaat untuk sekitarnya? Dengan niat ini, kita tidak akan merasa ngeblog sebagai sebuah beban.</li>
<li><em><strong>Temukan tematik (niche) yang paling pas</strong></em>. Apakah menulis perjalanan lebih menyenangkan dibanding menulis teknis atau SEO? Maka jadikan perjalanan sebagai <em>niche </em>blogmu. Begitu pula sebaliknya. Temukan nilai unikmu!</li>
<li><strong><em>Bersikap seimbang terhadap kegiatan online yang kita lakukan</em></strong>. Saya pribadi membagi waktu sehari-hari seperti ini: Pagi dan siang untuk <a href="http://www.plurk.com/dhodie">Plurk</a>, Malam untuk <a href="http://dhodie.com">Blog</a> dan <a href="http://dhodie.posterous.com">Posterous</a>. Plurk untuk bersosialisasi, blog untuk belajar konsistensi menulis dan berkomunitas, dan posterous untuk belajar fotografi.</li>
<li><strong><em>Jangan berharap yang instan-instan!</em></strong> <em>No pain no gain</em>. Bersakit-sakit ke hulu, bersenang-senang kemudian. Intinya adalah setiap perjuangan butuh pengorbanan. Waktu yang kita habiskan untuk memosting, mencari data, ataupun belajar <em>monitized blog </em>adalah pengorbanan untuk menjadi blogger yang sukses.</li>
<li><strong><em>Gunakan prinsip </em><em>“give and received”</em></strong>. Berkunjung lah, bersosialisasi lah, dan tinggalkan jejak lah di blog orang lain (<em>blogwalking</em>). Secara natural, seorang blogger yang dikunjungi akan mengunjungi balik pengomentar di blognya.</li>
<li><strong><em>Ikut komunitas</em></strong>. Tidak ada serunya ngeblog tanpa pernah bersosialisasi dengan yang lain. Bertemu secara <em>online </em>atau <em>offline </em>tidak hanya akan menciptakan ikatan silaturahmi yang lebih kuat, tapi juga akan mendatangkan inspirasi untuk kegiatan ngeblog kita ke depan.</li>
</ol>
<p>Jadi, mengapa harus berhenti? <strong>Blogging is so fun!</strong> <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/dance_moves.gif' alt='(funkydance)' class='wp-smiley' /> <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/yupi.gif' alt='(yahoo)' class='wp-smiley' /> <img src='http://deblogger.org/wp-content/plugins/smilies-themer/plurk/dance.gif' alt='(dance)' class='wp-smiley' /> </p>
<p><a href="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/dont-quit-blogging.jpg"><img class="aligncenter size-full wp-image-206" title="dont-quit-blogging" src="http://deblogger.org/wp-content/uploads/2010/02/dont-quit-blogging.jpg" alt="" width="350" height="307" /></a></p>
<p>Sumber artikel di <a href="http://ow.ly/10RYa">sini</a> dengan tips yang dikerjakan sendiri oleh penulis.</p>
</div>
<div class="shortcode-show-avatar" style="float: left; margin-right: 10px;"><img alt='' src='http://0.gravatar.com/avatar/67d5017c8ed03f23f03d5d78fcac1d29?s=96&amp;d=http%3A%2F%2F0.gravatar.com%2Favatar%2Fad516503a11cd5ca435acc9bb6523536%3Fs%3D96&amp;r=G' class='avatar avatar-96 photo' height='96' width='96' /></div> <p style="text-align: justify;">Penulis bernama lengkap <b>Dodi Mulyana</b>. Seorang <i>engineer</i> yang mencintai dunia blogging dengan segenap hiruk pikuknya. Baginya ngeblog adalah jiwanya. Blog pribadi penulis dapat diikuti di <a href="http://dhodie.com">Dhodie Weblog</a> dan project #365Shots-nya di <a href="http://dhodie.posterous.com">Dhodie Photoblog</a>.</p>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://deblogger.org/2010/02/15/lima-alasan-berhenti-ngeblog/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>39</slash:comments>
		</item>
	</channel>
</rss>

